PT Green SM Indonesia dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) telah mencapai kesepakatan penting melalui penandatanganan perjanjian fasilitas pinjaman investasi. Dana sebesar Rp600 miliar dengan tenor lima tahun ini dialokasikan untuk memperkuat operasional dan menjaga konsistensi layanan taksi listrik Green SM di berbagai kota, sebagaimana dilansir dari Medcom.
Kemitraan finansial jangka panjang ini bertujuan mendukung pengembangan bisnis mobilitas perkotaan yang berkelanjutan di Indonesia. Melalui pendanaan ini, Green SM Indonesia mendapatkan dukungan untuk meningkatkan kesiapan operasional serta menjamin keberlanjutan layanannya.
Struktur keuangan Green SM Indonesia juga akan semakin stabil berkat pendanaan ini, memungkinkan perusahaan untuk menjalankan strategi pertumbuhan secara terukur dan mempertahankan konsistensi layanan transportasi yang diberikan kepada masyarakat.
Denny Haryanto, SVP Corporate Banking BCA, menyatakan bahwa kerja sama ini mencerminkan komitmen bank dalam mendukung bisnis dengan visi jangka panjang, khususnya di sektor transportasi berkelanjutan. Menurutnya, transportasi berkelanjutan semakin esensial bagi pembangunan perkotaan di Indonesia.
"Perjanjian ini mencerminkan pendekatan kami dalam mendukung bisnis yang memiliki visi jangka panjang. Transportasi berkelanjutan semakin penting bagi pembangunan perkotaan di Indonesia. Melalui kerja sama ini, kami mendukung inisiatif yang sejalan dengan ketahanan ekonomi jangka panjang serta tanggung jawab terhadap lingkungan," ujar Denny.
Di sisi lain, Deny Tjia, Managing Director Green SM Indonesia, menganggap perjanjian pinjaman investasi ini sebagai bukti kepercayaan yang terbangun dari kerja sama konsisten antara kedua belah pihak.
"Perjanjian pinjaman investasi ini merupakan bentuk pengakuan terhadap model operasional yang disiplin serta orientasi pengembangan jangka panjang yang terus dijalankan Green SM Indonesia sejak tahap awal. Fasilitas ini semakin memperkuat fondasi keuangan perusahaan untuk mendukung layanan yang stabil dan konsisten di berbagai kota tempat kami beroperasi," jelas Deny.
Sejak memulai operasional di Indonesia, Green SM Indonesia telah memperluas jangkauan layanan ke beberapa kota besar, termasuk Makassar, Bekasi, Surabaya, dan Bali. Wilayah-wilayah ini memiliki kebutuhan mobilitas perkotaan yang kompleks, seiring meningkatnya permintaan masyarakat akan transportasi yang lebih bersih dan efisien.
Green SM Indonesia menyediakan layanan taksi berbasis mobil listrik sebagai alternatif mobilitas harian di perkotaan. Selain menawarkan pilihan transportasi, layanan ini juga diharapkan berkontribusi dalam mengurangi emisi kendaraan dan tingkat kebisingan di lingkungan perkotaan. Pendekatan operasional perusahaan menitikberatkan pada keandalan layanan, standar profesional bagi para pengemudi, serta pengembangan bisnis yang adaptif terhadap perencanaan transportasi kota.