Masa depan manajer Liverpool, Arne Slot, kini tengah menjadi sorotan tajam. Seperti dikutip dari Bola yang melansir TEAMtalk, manajemen klub berjuluk The Reds tersebut dikabarkan mulai kehilangan kesabaran dan berencana untuk segera memberhentikan pelatih asal Jerman itu.
Kabar rencana pemecatan ini terhitung mengejutkan banyak pihak. Sebab, pemilik Liverpool yaitu Fenway Sports Group (FSG) sebelumnya dilaporkan masih memberikan dukungan penuh kepada sang manajer.
Namun, situasi di internal klub kini berubah drastis setelah performa Skuad Si Merah sepanjang musim ini dinilai jauh dari ekspektasi. Hingga pekan terakhir kompetisi, posisi Liverpool bahkan belum sepenuhnya aman untuk mendapatkan tiket menuju fase grup Liga Champions musim depan.
Tekanan yang dihadapi Arne Slot kian membesar setelah sejumlah pemain kedapatan memberikan tanda suka dan komentar pada unggahan Mohamed Salah di media sosial. Unggahan tersebut berisi kritikan terhadap penurunan standar permainan yang dialami tim.
Kondisi ruang ganti ini memicu spekulasi bahwa para pemain mulai kehilangan kepercayaan kepada taktik Slot. Padahal, Liverpool selama ini dikenal sebagai klub yang tidak mudah memecat jajaran pelatih mereka.
Sebelum performa tim merosot tajam, berbagai sumber mengonfirmasi bahwa FSG akan terus mempertahankan Slot. Bahkan, sang manajer sempat mengaku terlibat aktif dalam menyusun rencana skuad untuk kompetisi musim depan.
Jurnalis TEAMtalk, Graeme Bailey, menjadi orang pertama yang membeberkan adanya perubahan sikap dari manajemen Liverpool. Menurutnya, petinggi klub sekarang mulai serius mendiskusikan opsi pergantian manajer.
"Michael Edwards (CEO Sepak Bola Liverpool) dan Richard Hughes (direktur olahraga Liverpool) memiliki banyak hal serius untuk dipikirkan dan dibicarakan," ujar Bailey.
"Situasi dengan Slot berkembang sangat cepat, dan saya bisa mengatakan tidak semua orang di internal klub sepakat bahwa dia harus tetap bertahan."
"Liverpool bukan klub yang bereaksi secara emosional atau impulsif, tetapi pihak kepemilikan benar-benar menyadari situasi ini mulai sangat mengkhawatirkan," lanjutnya.
Dampak Besar Unggahan Mohamed Salah
Graeme Bailey juga menambahkan bahwa opini yang diutarakan Mohamed Salah di media sosial membawa pengaruh besar di internal manajemen. Tulisan Salah dinilai mencerminkan rasa frustrasi yang nyata di dalam tim.
"Saya mendapat informasi bahwa komentar Salah benar-benar mengena. Di internal klub sebenarnya banyak yang bersimpati terhadap apa yang dia katakan, dan mereka memahami alasan di balik frustrasi tersebut," kata Bailey.
Rumor pemecatan ini semakin menguat setelah akun X bernama ChrisRoyceWords mengeklaim dewan direksi Liverpool sudah menetapkan keputusan akhir terkait nasib sang manajer.
"EXCLUSIVE: Dewan direksi Liverpool memutuskan untuk tidak melanjutkan Arne Slot sebagai manajer pada musim 2026/2027," tulis akun tersebut.
Melalui rentetan hasil buruk dan rumor yang terus berkembang, masa depan karier Arne Slot bersama Liverpool kini dinilai berada di ujung tanduk.