Liverpool Ukir Rekor Premier League Usai Kalahkan West Ham

Liverpool mencetak rekor baru di Premier League setelah mengalahkan West Ham United dengan skor 5-2. Kemenangan ini perkuat posisi di klasemen.

Liverpool mencatatkan rekor baru di Premier League setelah meraih kemenangan dramatis 5-2 atas West Ham United.

Pertandingan yang berlangsung di Anfield, Sabtu (28-2-2026) ini menjadi sangat penting bagi tim asuhan Arne Slot. Liverpool menjawab tekanan tersebut dengan performa yang mengesankan, mengamankan tiga poin dan memperkuat posisi mereka di papan atas klasemen.

Dengan kemenangan ini, Liverpool tetap berada di jalur perburuan tiket Liga Champions musim depan. Mereka saat ini berada di peringkat kelima, setara dengan poin Manchester United. Selain tiga poin, The Reds juga mencatatkan rekor Premier League yang sulit disaingi.

Gol pertama Liverpool dicetak oleh Hugo Ekitike pada menit kelima, memanfaatkan sepak pojok. Tidak lama kemudian, kapten Virgil van Dijk menggandakan keunggulan lewat gol ke-28-nya untuk klub, juga dari set-piece. Gol ketiga lahir dari tendangan Alexis Mac Allister yang menembus sudut atas gawang, lagi-lagi berawal dari sepak pojok.

Dengan catatan ini, Liverpool kini telah mencetak tujuh gol Premier League berturut-turut dari set-piece non-penalti, sebuah rekor terpanjang dalam sejarah kompetisi. Mereka juga menjadi tim pertama sejak MU menghadapi Leicester City pada 2016 yang mampu mencetak tiga gol dari sepak pojok di babak pertama.

Menariknya, Liverpool kini memimpin klasemen gol dari set-piece terbanyak musim ini, padahal sempat menjadi tim papan bawah dari kategori ini sejak awal musim hingga akhir 2025.

Rangkaian gol set-piece ini dimulai dari Ibrahima Konate saat menang 4-1 atas Newcastle United pada Januari. Gol Florian Wirtz di laga yang sama menjadi gol terakhir Liverpool dari open play sebelum era dominasi set-piece dimulai.

Mematikan dari Bola Mati

Setelah itu, gol Van Dijk dari corner saat menang 1-0 atas Sunderland, serta gol Dominik Szoboszlai dari tendangan bebas saat kalah 1-2 dari Manchester City, menambah daftar gol set-piece mereka.

Bahkan di laga sebelum kemenangan atas West Ham, Mac Allister mencetak gol penentu di menit akhir, yang secara teknis juga berasal dari set-piece karena tim lawan tak sempat melakukan open play.

Dengan catatan ini, Liverpool bukan sekadar mengamankan tiga poin penting, melainkan juga menegaskan diri sebagai tim Premier League paling mematikan dari bola mati.

Recommended