LLDikti Wilayah XIV: 99 Persen PTS di Tanah Papua Telah Terakreditasi

Mayoritas perguruan tinggi swasta (PTS) di enam provinsi Tanah Papua, yakni 99 persen dari 78 institusi, telah terakreditasi.

Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XIV melaporkan bahwa mayoritas perguruan tinggi swasta (PTS) di Tanah Papua, tepatnya 99 persen dari total 78 institusi, telah berhasil memperoleh akreditasi. Institusi-institusi tersebut tersebar di enam provinsi se-Tanah Papua, menunjukkan peningkatan signifikan dalam standar pendidikan tinggi di wilayah tersebut.

Kepala LLDikti Wilayah XIV, Dr. Suriel Mofu, di Manokwari, Papua Barat, pada Selasa, 31 Maret 2026, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengambil tindakan tegas dengan menutup empat perguruan tinggi yang gagal memenuhi persyaratan akreditasi. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya menjaga dan meningkatkan kualitas lulusan sarjana di Tanah Papua, seperti dikutip dari Antara.

“Jadi kurang lebih ada satu perguruan yang masih dalam proses akreditasi,” ujar Dr. Suriel Mofu.

Selain peningkatan akreditasi institusi, jumlah dosen PTS yang tersertifikasi di Tanah Papua juga menunjukkan tren positif sejak tahun 2017. Rata-rata sekitar 100 tenaga dosen berhasil menerima sertifikasi setiap tahunnya, berkontribusi pada peningkatan mutu pengajaran.

Hingga saat ini, total 846 tenaga dosen di PTS Tanah Papua telah mengantongi sertifikasi. Diperkirakan sekitar 150 dosen lainnya telah memenuhi syarat dan akan mengikuti ujian sertifikasi pada tahun 2026. Data LLDikti Wilayah XIV juga menunjukkan bahwa sebanyak 1.747 dosen, baik dari PTS maupun perguruan tinggi negeri di Tanah Papua, sudah menempati berbagai jenjang jabatan fungsional, mulai dari asisten ahli, lektor, lektor kepala, hingga guru besar.

Pemerintah juga memberikan dukungan finansial yang signifikan untuk kualitas pendidikan di wilayah ini. Anggaran sekitar Rp25 miliar dialokasikan setiap tahun untuk pembayaran tunjangan kehormatan bagi dosen PTS di Tanah Papua yang telah tersertifikasi. Dukungan ini sejalan dengan perkembangan positif mutu perguruan tinggi swasta di Tanah Papua, sehingga masyarakat tidak perlu lagi meragukan kualitas pendidikan di sana.

“Maka dari itu, kami tegaskan kalau tidak lolos akreditasi kami tutup,” pungkas Dr. Suriel Mofu, menegaskan komitmen LLDikti dalam menjaga standar pendidikan.

Recommended