Lucas Frigeri Catatkan Dua Cleansheet Beruntun untuk Arema FC

Kiper Arema FC Lucas Frigeri berhasil mencetak dua cleansheet beruntun di BRI Super League 2026 sekaligus menjawab kritik atas performanya.

Penjaga gawang utama Arema FC, Lucas Frigeri, mencatatkan hasil tanpa kebobolan atau cleansheet dalam dua pertandingan beruntun pada kompetisi BRI Super League yang berlangsung hingga Senin, 20 April 2026. Capaian ini menjadi jawaban sang kiper asal Brasil atas kritik tajam yang sempat menerpanya dalam beberapa laga terakhir.

Dilansir dari Bola, keberhasilan menjaga gawang tetap suci dalam dua laga tersebut mengakhiri periode sulit Frigeri yang sebelumnya kebobolan 20 gol dalam 14 pertandingan. Performa ini sekaligus mengikis keraguan para pendukung Arema FC terhadap kemampuan pemain tertua di skuat Singo Edan tersebut.

Frigeri yang kini berusia 36 tahun sempat kehilangan posisinya di bawah mistar gawang setelah performanya dianggap menurun. Pelatih Arema FC, Marcos Santos, sempat memberikan kepercayaan kepada dua kiper lokal, Adi Satryo dan Gianluca Pandeynuwu, untuk menggantikan peran Frigeri dalam beberapa pekan sebelumnya.

"Di sepak bola dunia, tidak ada yang bisa selalu jadi yang terbaik. Namun, saya terus berusaha sebaik mungkin ketika mendapat kesempatan," ujar Lucas Frigeri, Kiper Arema FC. Ia menambahkan keinginannya untuk menjaga konsistensi performa hingga kompetisi musim ini berakhir.

Persaingan di sektor penjaga gawang Arema FC musim ini jauh lebih ketat dibandingkan musim sebelumnya. Pada periode 2024/2025, Frigeri hampir tidak tergantikan dengan catatan 33 penampilan karena pelapisnya merupakan kiper muda seperti Dicky Agung dan Andrian Casvari yang minim pengalaman.

Regulasi penambahan kuota pemain asing juga menjadi tantangan tersendiri bagi Frigeri untuk mempertahankan posisinya. Arema FC saat ini memiliki 11 pemain asing, sementara hanya 8 pemain yang diizinkan masuk ke dalam daftar susunan pemain (lineup) pada setiap pertandingan.

Kiper bernomor punggung 1 tersebut memilih fokus mengikuti seluruh program latihan untuk tetap menjadi pilihan utama. Pelatih Marcos Santos menerapkan kebijakan pemilihan pemain inti berdasarkan performa objektif yang ditunjukkan para penggawa Singo Edan dalam setiap sesi latihan tim.

Recommended