Legenda sepak bola Luis Figo memberikan kritik tajam terhadap performa Real Madrid yang dipastikan akan menutup musim 2025/2026 tanpa meraih satu pun trofi juara. Pernyataan tersebut disampaikan Figo dalam sebuah wawancara dengan media Spanyol pada Sabtu (21/02/2026) waktu setempat.
Dilansir dari Bola, kegagalan Los Blancos dalam mengamankan gelar musim ini berpotensi mengulang catatan negatif serupa dari musim sebelumnya secara beruntun. Figo menegaskan bahwa bagi klub sebesar Real Madrid, pencapaian tanpa gelar merupakan sebuah kemunduran yang tidak bisa ditoleransi.
"Realitanya ini adalah musim yang buruk," kata Luis Figo, Mantan Pemain Real Madrid. Menurutnya, kegagalan meraih trofi menunjukkan adanya masalah mendasar dalam internal tim yang tidak berjalan dengan semestinya selama kompetisi berlangsung.
Ketidakstabilan tim Madrid musim ini turut dipicu oleh pergantian kursi kepelatihan di tengah periode kompetisi. Manajemen klub memutuskan untuk mengganti Xabi Alonso dengan Alvaro Arbeloa, sebuah langkah yang dinilai Figo sangat memengaruhi keseimbangan skuat di lapangan.
Meskipun demikian, Figo berpendapat bahwa Arbeloa belum bisa dianalisis sepenuhnya secara objektif karena keterbatasan waktu adaptasi. Pelatih baru tersebut dianggap datang dalam situasi yang sangat rumit dengan tekanan ekspektasi yang luar biasa besar dari penggemar dan manajemen.
Inkonsistensi performa di berbagai ajang, termasuk LaLiga dan kompetisi Eropa, menjadi faktor utama yang menjauhkan Madrid dari tangga juara. Para rival menunjukkan perkembangan yang lebih pesat dibandingkan tim asal ibu kota Spanyol tersebut yang justru kehilangan ritme pada momen krusial.
Atas kondisi hampa gelar tersebut, Figo mendesak manajemen klub untuk segera melakukan evaluasi besar-besaran terhadap seluruh elemen tim. Perbaikan menyeluruh dianggap menjadi satu-satunya jalan agar Real Madrid dapat kembali bersaing memperebutkan trofi pada musim mendatang.