Maarten Paes Terima Kritik Tajam Usai Ajax Imbang Lawan PSV Eindhoven

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes mendapat kritik tajam dari Kenneth Perez setelah Ajax Amsterdam bermain imbang 2-2 melawan PSV Eindhoven.

Penjaga gawang Ajax Amsterdam asal Indonesia, Maarten Paes, gagal mengamankan kemenangan timnya saat menjamu PSV Eindhoven pada pertandingan pekan ke-32 Eredivisie, Minggu (3/5/2026) dini hari WIB. Laga yang berlangsung di Stadion Johan Cruyff ArenA tersebut berakhir dengan skor imbang 2-2.

Gawang yang dikawal Maarten Paes kebobolan sangat cepat di detik ke-35 melalui aksi Ricardo Pepi yang memanfaatkan umpan Yarek Gasiorowski. Dilansir dari Bola, Ajax sempat membalas lewat gol Anton Gaaei pada menit ke-11 dan gol telat Mika Godts di masa injury time untuk menyamakan kedudukan.

Hasil imbang ini membuat Ajax tertahan di peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 55 poin dari 32 pertandingan. Klub asal Amsterdam tersebut membutuhkan keajaiban di dua laga sisa untuk finis di posisi kedua, sementara PSV telah mengunci gelar juara sejak pekan ke-29.

Mantan pemain Ajax, Kenneth Perez, melontarkan kritik keras terhadap performa Paes yang dinilai kurang meyakinkan selama sembilan penampilan terakhir. Analis ESPN tersebut menyoroti kurangnya ketenangan Paes di bawah mistar gawang, terutama saat menghadapi tekanan tinggi dari lawan.

"Kiper itu tidak terlalu hebat. Maarten Paes berada di bawah tekanan yang sangat besar setiap saat," kata Kenneth Perez, mantan pemain Ajax. Ia menambahkan bahwa Paes tampak merasa level permainan di Ajax terlalu tinggi bagi kemampuannya saat ini.

Statistik pertandingan menunjukkan Paes melakukan 60 sentuhan dan 13 kali recoveries tanpa mencatatkan satu pun penyelamatan selama 90 menit laga kontra PSV. Sejak bergabung pada Februari lalu, kiper berusia 27 tahun itu telah kemasukan sembilan gol dan membukukan empat kali clean sheet.

Paes naik pangkat menjadi kiper utama di skuat asuhan Francesco Farioli setelah Vitezslav Jaros mengalami cedera lutut parah. Sebelumnya, Paes diproyeksikan sebagai kiper pelapis menyusul kepindahan Remko Pasveer ke klub Heracles Almelo pada bursa transfer lalu.

Recommended