Marc Marquez Akui Kesalahan Fatal Penyebab Kecelakaan di MotoGP AS 2026

Marc Marquez mengakui kesalahannya yang menyebabkan kecelakaan hebat di MotoGP Amerika Serikat 2026. Ia kehilangan kendali saat melaju dengan kecepatan 190 km/jam.

Marc Marquez mengakui kesalahan yang menyebabkan dirinya mengalami kecelakaan pada sesi latihan bebas MotoGP Amerika Serikat 2026 di Circuit of The Americas (COTA), Austin.

Pembalap Ducati tersebut terjatuh saat melaju dengan kecepatan tinggi hingga menghantam pembatas lintasan.

Insiden ini terjadi pada lap keempat FP1 ketika Marquez kehilangan kendali saat melaju sekitar 190 km/jam. Motornya terpental ke area kerikil sebelum akhirnya menghantam dinding pembatas.

"Bukan cara terbaik untuk memulai," kata Marquez kepada MotoGP.com.

"Saya membuat kesalahan besar pagi ini. Saya terlalu percaya pada lintasan, pada motor, dan kepada diri saya sendiri," tambahnya.

Marquez menjelaskan bahwa karakter Sirkuit Austin yang kerap berubah menjadi penyebab utama kecelakaan tersebut.

"Saya harus memulai dengan lebih hati-hati di sirkuit seperti ini," ujarnya.

"Karena, misalnya, Austin adalah sirkuit yang sangat bagus, tetapi dari satu tahun ke tahun berikutnya selalu ada tonjolan baru."

"Tikungan 10 adalah salah satu bagian favorit saya, saya mengendarai dengan 'mode otomatis'. Saya mengingat apa yang saya lakukan di tahun-tahun sebelumnya, dan saya melakukan hal yang sama," ungkapnya.

"Tahun ini, ada banyak tonjolan yang berbeda, dan Anda harus berkendara dengan cara yang berbeda," lanjutnya.

Akibat benturan keras, Marquez merasakan nyeri di leher dan punggung.

"Fakta bahwa saya menghantam dinding dengan kecepatan tinggi membuat saya merasakan banyak sakit di leher dan punggung," katanya.

"Saya masih bisa berkendara, tetapi sekarang waktunya bekerja dengan fisioterapis," imbuh pembalap kelahiran 17 Februari, 33 tahun silam itu.

Kembali ke Lintasan

Setelah kecelakaan tersebut, Marquez tetap kembali ke lintasan pada menit-menit akhir sesi latihan bebas pertama dan mencatatkan waktu tercepat keempat, meski dengan tangan kiri diperban.

Kondisi lintasan yang licin menyebabkan sepuluh pembalap lain terjatuh pada sesi latihan sore.

Marquez tidak termasuk di antaranya karena memilih tampil lebih hati-hati dan fokus menggunakan ban medium bekas.

Dengan performa yang stabil, ia sempat bersaing di posisi teratas dengan Fabio di Giannantonio dalam perebutan catatan waktu tercepat.

Marquez berhasil unggul, disusul Ai Ogura dari Trackhouse Aprilia di posisi kedua, dan di Giannantonio di posisi ketiga.

"Kecelakaan besar pagi membuat saya sangat tenang di sore hari," ujar Marquez.

"Saya juga melihat banyak bendera kuning, jadi lintasan lebih licin, ban depan banyak kehilangan traksi."

"Saya tetap tenang, lalu pada percobaan kedua, pelan-pelan saya kembali menemukan perasaan normal, dan saya senang dengan hasil hari ini karena kami tidak memulai dengan cara terbaik," ujarnya.

Marquez juga mengantisipasi perubahan kondisi pada hari berikutnya.

"Suhu yang lebih dingin diperkirakan terjadi besok, yang kemungkinan akan mengubah perilaku motor dan lintasan. Kami harus menemukan strategi terbaik," katanya.

Sementara itu, rekan setimnya di Ducati, Francesco Bagnaia, menutup sesi di posisi kedelapan dan lolos langsung ke sesi kualifikasi kedua.

Recommended