Pelatih karteker Madura United, Rakhmad Basuki, memutuskan untuk mempertahankan komposisi pemain utama saat bertandang ke markas Persebaya Surabaya dalam laga Derby Suramadu di Stadion Gelora Bung Tomo pada Jumat (17/4/2026) malam.
Keputusan tersebut diambil untuk menjaga tren positif setelah tim berjuluk Laskar Sape Kerrab ini berhasil memutus rantai tanpa kemenangan dalam 11 laga sebelumnya. Dilansir dari Bola, Madura United baru saja mengamankan poin penuh usai menundukkan Persik Kediri dengan skor 2-1 pada 11 April 2026.
Rakhmad menilai bahwa konsistensi menjadi faktor krusial bagi tim di sisa musim kompetisi BRI Super League 2025/26. Melakukan rotasi besar-besaran dianggap berisiko merusak keseimbangan permainan yang baru saja terbentuk di internal tim.
"Saya pikir bukan waktu yang tepat untuk mencoba hal baru atau merotasi pemain, kecuali pemain yang biasa di starting eleven cedera. Selama kondisi mereka bagus, kita tidak akan lakukan rotasi," kata Rakhmad Basuki, Pelatih Karteker Madura United.
Fokus utama manajemen saat ini adalah pemulihan kondisi fisik pemain mengingat jadwal kompetisi yang sangat padat. Tim asal Pulau Garam tersebut tercatat hanya memiliki waktu persiapan efektif selama dua hari setelah menjalani proses pemulihan pascapertandingan sebelumnya.
Meskipun mengincar kemenangan, Madura United harus berhadapan dengan masalah kebugaran pemain. Kiper Miswar Saputra dan Jorge Mendonca dipastikan absen, sementara Nurdiansyah, Kartika Vedhayanto, dan Aji Kusuma dilaporkan masih dalam kondisi belum bugar sepenuhnya.
Dua pemain asing, Lulinha dan Junior Brandao, saat ini juga berada dalam pantauan intensif tim medis dan fisioterapis. Tim pelatih berharap keduanya dapat segera pulih tepat waktu untuk memperkuat lini serang dalam menghadapi tekanan tinggi di Gelora Bung Tomo.
Terkait strategi, Rakhmad mengaku lebih memilih untuk menajamkan skema transisi positif dan pertahanan yang telah ditunjukkan saat melawan Persik Kediri. Ia tetap mewaspadai motivasi bangkit tuan rumah Persebaya yang baru saja menelan kekalahan dari Persija Jakarta pada pekan sebelumnya.
Hingga pekan ke-27, Madura United masih tertahan di peringkat ke-16 klasemen sementara. Pertandingan melawan Persebaya menjadi momentum penting bagi mereka untuk segera menjauh dari zona degradasi dan mengejar ketertinggalan poin dari tim di papan tengah.