Malut United mengincar kemenangan ketiga berturut-turut dalam laga pekan ke-32 kasta tertinggi liga sepak bola Indonesia melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu (10/5/2026). Tim berjuluk Laskar Kie Raha tersebut berambisi mempertahankan tren positif demi mengamankan posisi di papan atas klasemen sementara.
Target poin penuh ini menjadi misi penting bagi Gustavo Franca dan rekan setimnya untuk bersaing ketat dengan Dewa United yang saat ini mengantongi 53 poin. Dilansir dari Bola, Malut United berupaya memperbaiki pencapaian mereka setelah pada musim lalu hanya mampu finis di urutan ketiga klasemen akhir.
Motivasi tinggi skuad asuhan Hendri Susilo ini dipicu oleh hasil impresif pada dua laga sebelumnya, yakni kemenangan telak 7-0 atas PSBS dan keunggulan 5-2 atas Persis Solo. Tambahan enam poin tersebut berhasil mengakhiri periode sulit tim yang sempat melewati lima pertandingan tanpa kemenangan.
Pelatih kepala Malut United, Hendri Susilo, menegaskan bahwa dua kemenangan beruntun tersebut telah memberikan dampak psikologis yang signifikan bagi pasukannya. Ia berharap anak asuhnya dapat menjaga konsistensi hingga kompetisi musim 2025/2026 berakhir.
"Hasil positif dari dua pertandingan terakhir mengangkat mental dan kepercayaan diri pemain. Semoga kami bisa terus berada di jalur kemenangan hingga akhir musim," ujar Hendri Susilo, pelatih kepala Malut United.
Di sisi lain, PSIM Yogyakarta selaku tuan rumah tengah dalam kondisi kurang menguntungkan setelah hanya mencatat satu kemenangan dari 14 laga terakhir. Laskar Mataram juga tercatat belum pernah meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan kandang sebelumnya dan kini tertahan di peringkat ke-11 dengan 39 poin.
Meskipun lawan sedang dalam tren negatif, kubu Malut United enggan bersikap jemawa dalam menghadapi tim asuhan Jean-Paul van Gastel tersebut. Gelandang Tri Setiawan menyatakan seluruh pemain tetap akan fokus menjalankan strategi pelatih untuk mengantisipasi kebangkitan tuan rumah.
Pihak manajemen dan staf kepelatihan menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah memenangkan persaingan di zona empat besar. Malut United bersaing ketat dengan sejumlah tim besar lainnya, termasuk Persebaya Surabaya dan Dewa United, demi memperebutkan posisi terbaik di penghujung musim.