Manchester City berhasil meraih kemenangan telak 3-0 atas Chelsea dalam lanjutan Premier League di Stamford Bridge, Minggu (12/04/2026) malam WIB. Hasil ini memperketat persaingan di puncak klasemen dan membuat pelatih Pep Guardiola menyebut duel krusial kontra Arsenal pekan depan layaknya final.
Kemenangan penting tersebut diraih berkat gol-gol yang dicetak oleh Nico O'Reilly pada menit ke-51, Marc Guehi menit ke-57, dan Jeremy Doku menit ke-68. Trigol ini mengantarkan The Citizens mendekati pemuncak klasemen sementara.
Di lain pihak, Arsenal secara mengejutkan takluk 1-2 dari Bournemouth di kandang sendiri, Stadion Emirates, Sabtu (11/04/2026) malam WIB. Kekalahan ini membuka peluang Manchester City untuk menyalip posisi The Gunners.
Saat ini, Arsenal memimpin klasemen dengan 70 poin, sedangkan Manchester City berada di posisi kedua dengan 64 poin. Meskipun demikian, tim asuhan Pep Guardiola masih memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan, yang bisa memperpendek jarak menjadi tiga poin jika mereka menang.
Selisih enam poin tersebut memberikan peluang besar bagi Manchester City untuk meraih gelar juara liga. Apabila mereka mampu menyapu bersih tujuh pertandingan tersisa, mereka berpotensi besar untuk mengunci gelar.
Oleh karena itu, pertandingan melawan Arsenal di Stadion Etihad pada 19 April mendatang menjadi sangat krusial. Namun, Arsenal juga masih memegang kendali di puncak klasemen. Enam kemenangan beruntun di sisa musim sudah cukup untuk memastikan mereka menjadi juara.
Menurut Pep Guardiola, pertandingan melawan Arsenal pekan depan adalah sebuah final. Meski begitu, manajer asal Spanyol itu mengingatkan bahwa perjalanan Manchester City belum akan mudah.
"Duel melawan Arsenal pada pekan depan adalah final. Kami akan melawan Arsenal yang dari 49 pertandingan hanya kalah tiga kali, bahkan tidak terkalahkan di Liga Champions," kata Guardiola, dilansir dari Bola.
Guardiola menambahkan, rasa hormatnya terhadap Arsenal sangat besar. "Apa yang mereka lakukan dalam beberapa tahun terakhir luar biasa. Saya mengenal manajer, pemain, kualitas, dan cara mereka bersaing dalam situasi apa pun, itulah tantangan terbesar kami," ujarnya.
Mantan pelatih Barcelona itu juga mengakui bahwa mengalahkan Arsenal tidak akan mudah bagi anak asuhnya. Kendati demikian, Guardiola tetap optimistis Manchester City dapat memetik tiga poin penuh.