Manajemen Manchester City dilaporkan segera membuka negosiasi kontrak baru dengan penyerang sayap mereka, Phil Foden, pada Selasa (5/5/2026). Langkah ini diambil manajemen klub untuk memagari pemain tim nasional Inggris tersebut dari minat klub-klub besar Eropa lainnya.
Keputusan mempertahankan Foden muncul di tengah sorotan tajam terhadap performa pemain berusia 25 tahun tersebut sepanjang musim ini. Dilansir dari Bola, Foden tercatat gagal mencetak gol dalam 24 penampilan terakhirnya bersama The Citizens.
Penurunan produktivitas ini sangat kontras dengan pencapaian Foden sebelumnya yang berhasil meraih penghargaan PFA Players’ Player of the Year pada 2024. Minimnya kontribusi gol berdampak pada berkurangnya menit bermain sang pemain di bawah arahan manajer Pep Guardiola.
Persaingan di lini depan Manchester City semakin ketat sejak tahun 2024 dengan kehadiran sejumlah pemain baru. Nama-nama seperti Rayan Cherki, Tijjani Reijnders, Antoine Semenyo, Omar Marmoush, hingga Savinho kini lebih sering menjadi pilihan utama di skuad.
Pep Guardiola dikabarkan lebih memprioritaskan pemain yang mampu memberikan kontribusi serangan secara langsung dan konsisten. Situasi ini membuat posisi Foden sebagai pemain inti mulai terpinggirkan dalam skema formasi reguler di Premier League.
Meskipun kontribusinya menurun, Manchester City menegaskan tidak memiliki rencana untuk melepas lulusan akademi mereka itu ke pasar transfer. Pihak klub menyadari adanya ketertarikan dari FC Barcelona yang mulai memantau situasi sang pemain di Stadion Etihad.
Guardiola sendiri berupaya memastikan masa depan jangka panjang Foden sebelum bursa transfer musim panas 2026 resmi dibuka. Pelatih asal Spanyol tersebut masih menaruh kepercayaan pada talenta Foden meskipun masa depan sang manajer di klub juga belum dipastikan.
Foden diprediksi masih akan menempati bangku cadangan dalam laga lanjutan kompetisi domestik terdekat. Sang pemain diperkirakan tidak akan masuk dalam jajaran sebelas pertama saat Manchester City dijadwalkan menghadapi Everton.