Harga Emas Antam di Pegadaian Melesat Tajam Hari Ini, Cek Rincian UBS dan Galeri 24 Terbaru

Awal pekan ini menjadi momen krusial bagi para investor logam mulia di tanah air. Berdasarkan pantauan terkini, harga emas Antam di Pegadaian serta varian emas lainnya seperti UBS dan Galeri 24 terpantau mengalami kenaikan signifikan pada Senin, 23 Februari 2026. Pergerakan ini menunjukkan tren positif yang cukup kuat di pasar komoditas fisik lokal.

Kenaikan harga yang serempak ini tentu memicu perhatian publik, terutama bagi mereka yang terbiasa memantau fluktuasi harga harian untuk keperluan investasi jangka panjang maupun tabungan. Lonjakan harga emas hari ini dipicu oleh berbagai faktor eksternal pasar global yang berimbas pada penyesuaian nilai jual di gerai-gerai retail dalam negeri, termasuk jaringan distribusi Pegadaian.

Menariknya, meskipun harga emas Antam mencatatkan kenaikan yang cukup tinggi, ketersediaan stok fisik di gerai Pegadaian saat ini memiliki dinamika tersendiri. Para calon pembeli disarankan untuk mencermati detail rincian harga per gram agar bisa mengambil keputusan investasi yang tepat di tengah tren “bullish” atau penguatan harga emas saat ini.

Stok Emas Antam di Pegadaian dan Alternatif Investasi

Bagi Anda yang berencana memborong logam mulia hari ini, perlu dicatat bahwa Pegadaian saat ini menitikberatkan penjualan pada merek UBS dan Galeri 24. Berdasarkan informasi dari platform resminya, stok untuk emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) sedang mengalami kekosongan di gerai utama Pegadaian.

Ketiadaan stok ini membuat daftar harga resmi Antam tidak muncul di website utama Pegadaian. Namun, sebagai bentuk transparansi informasi bagi nasabah, pergerakan harga emas Antam tetap dapat dipantau melalui portal Galeri 24, yang merupakan anak usaha resmi dari PT Pegadaian.

Update Harga Emas Antam Hari Ini

Meskipun stok di Pegadaian terbatas, harga acuan emas Antam di Galeri 24 menunjukkan kenaikan mulai dari Rp 9.000 untuk ukuran terkecil hingga Rp 17,6 juta untuk ukuran terbesar. Berikut adalah rincian lengkapnya:

  • 0,5 gram: Rp 1.721.000 (Naik Rp 9.000)

  • 1 gram: Rp 3.331.000 (Naik Rp 17.000)

  • 5 gram: Rp 16.407.000 (Naik Rp 88.000)

  • 10 gram: Rp 32.753.000 (Naik Rp 176.000)

  • 100 gram: Rp 326.714.000 (Naik Rp 1.760.000)

  • 1.000 gram (1 kg): Rp 3.265.460.000 (Naik Rp 17.600.000)

Perbandingan Harga Emas UBS dan Galeri 24

Sebagai alternatif utama bagi masyarakat yang ingin tetap melakukan transaksi fisik, emas merek UBS dan Galeri 24 tersedia dalam berbagai pecahan mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.

Daftar Harga Emas UBS

Emas UBS dikenal sebagai salah satu pilihan populer karena harganya yang cenderung lebih kompetitif dibandingkan Antam.

  • 0,5 gram: Rp 1.663.000 (Naik Rp 8.000)

  • 1 gram: Rp 3.078.000 (Naik Rp 17.000)

  • 10 gram: Rp 30.023.000 (Naik Rp 160.000)

  • 100 gram: Rp 298.908.000 (Naik Rp 1.599.000)

Daftar Harga Emas Galeri 24

Produk dari anak usaha Pegadaian ini juga mengalami penyesuaian harga ke atas mengikuti ritme pasar.

  • 0,5 gram: Rp 1.607.000 (Naik Rp 10.000)

  • 1 gram: Rp 3.063.000 (Naik Rp 16.000)

  • 10 gram: Rp 29.955.000 (Naik Rp 160.000)

  • 1.000 gram: Rp 2.968.220.000 (Naik Rp 15.777.000)

Kenapa Harga Emas Naik?

Kenaikan harga emas hari ini merupakan refleksi dari ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Dalam dunia investasi, emas sering dianggap sebagai safe haven atau aset pelindung nilai saat terjadi inflasi atau gejolak politik internasional.

Pihak otoritas moneter dan analis komoditas sering mengingatkan bahwa investasi emas adalah instrumen jangka panjang. Penurunan atau kenaikan harian adalah hal lumrah dalam mekanisme pasar. Bagi masyarakat yang memiliki budget terbatas, fitur Tabungan Emas Pegadaian bisa menjadi opsi cerdas. Saat ini, harga beli tabungan emas tercatat sebesar Rp 29.610 per 0,01 gram, sementara harga jualnya berada di angka Rp 28.570 per 0,01 gram.

“Emas fisik tetap menjadi primadona karena likuiditasnya yang tinggi. Namun, investor harus jeli melihat selisih harga (spread) antara harga beli dan harga jual kembali (buyback) agar keuntungan yang didapat bisa maksimal,” tulis keterangan resmi analis pasar modal dalam tinjauan mingguan.

Dikutip dari investor.id 23/2/2026.

Recommended