Manchester City berhasil mengamankan gelar juara Piala FA setelah menumbangkan Chelsea dengan skor tipis 1-0 di Stadion Wembley pada Sabtu (16/5/2026) malam WIB, sebagaimana dilansir dari Bola.
Kemenangan tersebut menjadi momen yang sangat emosional bagi kapten Manchester City, Bernardo Silva, yang berencana meninggalkan Etihad Stadium pada penghujung musim ini. Meski telah memastikan satu piala, gelandang asal Portugal tersebut menegaskan bahwa timnya masih terus berjuang dalam perebutan takhta juara Premier League.
"Menjuarai Piala FA terasa spesial," kata Bernardo Silva kepada BBC Sport.
Pemain berusia 31 tahun itu merasa pencapaian kali ini sangat berkesan karena terjadi pada musim pamungkasnya bersama skuad The Citizens.
"Saya benar-benar bahagia. Semua perjalanan saya di Manchester City luar biasa. Semoga kami masih punya sedikit harapan untuk terus bersaing memperebutkan Premier League," imbuhnya.
Bernardo Silva juga mengungkapkan kebahagiaannya karena bisa mempersembahkan piala tambahan bagi para pendukung klub sebelum masa baktinya berakhir.
"Hari ini kami sangat bahagia. Sangat spesial bagi saya karena di musim terakhir bisa memberikan satu trofi lagi untuk mereka. Semoga ini bukan trofi terakhir," ujarnya.
Gelar Piala FA ini menambah panjang daftar prestasi Bernardo Silva yang telah mengoleksi total 20 trofi sepanjang kariernya bersama Manchester City.
"Sejak saya datang, sudah ada 20 trofi, jadi itu tidak buruk," kata Bernardo sambil tersenyum.
Keberhasilan Manchester City dalam laga final tersebut dipastikan oleh gol tunggal yang dicetak melalui sepakan indah Antoine Semenyo.
"Itu gol yang fantastis. Dalam pertandingan final, tidak ada favorit. Pada awal babak kedua mereka memulai dengan sangat kuat. Mereka terus menekan kami dan itu tidak mudah," ungkapnya.
Selain membahas pertandingan, Bernardo Silva turut menyoroti peran krusial manajer Pep Guardiola yang dinilai telah mendominasi sebagian besar perjalanan karier sepak bolanya.
"Dia mengubah cara saya melihat sepak bola. 80 persen karier saya berjalan bersama dia sebagai manajer," kata Bernardo.
Hubungan yang terjalin erat di antara keduanya diakui Bernardo menjadi landasan kuat dalam menghadapi berbagai dinamika di dalam klub.
"All hal yang saya ingin capai, saya raih bersama dia. Hubungan kami sangat kuat, baik saat menghadapi frustrasi maupun ketika meraih kesuksesan."
Mengenai masa depan kepelatihan Pep Guardiola di Etihad Stadium, Bernardo Silva memilih untuk tidak berspekulasi lebih jauh.
"Saya sangat peduli kepada Manchester City. Itu keputusan dia apakah ingin pergi atau tidak. Bukan bagian saya untuk mengomentarinya," ujarnya.
Gelandang veteran tersebut menutup pernyataannya dengan memberikan apresiasi tertinggi atas seluruh waktu yang telah mereka lalui bersama.
"Saya hanya mendoakan yang terbaik untuknya. Saya menikmati kebersamaan dengannya dan semua momen yang kami lewati bersama," tambah gelandang berusia 31 tahun tersebut.
Setelah merayakan kemenangan di Piala FA, fokus Manchester City langsung beralih ke kompetisi domestik untuk menghadapi tantangan Bournemouth di Vitality Stadium pada Rabu (20/5/2026) dini hari WIB.
Persaingan papan atas kini semakin ketat karena Manchester City berisiko tertinggal lima poin dari Arsenal, apabila tim asuhan Mikel Arteta tersebut mampu memetik poin penuh saat melawan Burnley pada Selasa (19/5/2026) dini hari WIB.