Manajemen Manchester City dilaporkan mulai menyusun rencana suksesi kepelatihan dengan menyiapkan dua nama potensial, Enzo Maresca dan Vincent Kompany, untuk mengantisipasi kemungkinan hengkangnya Pep Guardiola pada Jumat (8/5/2026).
Langkah antisipasi ini diambil klub berjuluk The Citizens tersebut meski Guardiola sejatinya masih terikat kontrak hingga tahun 2027 setelah menandatangani kesepakatan baru pada tahun lalu.
Dilansir dari Bola, Enzo Maresca muncul sebagai kandidat utama untuk solusi jangka pendek karena kedekatannya dengan filosofi permainan tim setelah sempat menjadi asisten Guardiola sebelum melatih Leicester City dan Chelsea.
Selain Maresca, nama legenda klub Vincent Kompany yang kini menangani Bayern Munich juga masuk dalam radar pantauan internal manajemen Manchester City sebagai prospek jangka panjang yang menjanjikan.
Pihak klub dilaporkan telah melakukan pendekatan awal kepada pihak Maresca sebagai langkah jaga-jaga apabila manajer asal Spanyol tersebut memutuskan untuk mengakhiri masa baktinya lebih cepat dari durasi kontrak.
Guardiola sendiri saat ini hampir genap satu dekade menangani City dan tengah fokus dalam persaingan ketat mengejar gelar juara Liga Inggris ketujuh bagi klub bermarkas di Stadion Etihad tersebut.
"Saat ini saya merasa… saya tidak tahu, bukan sekadar bahagia, tetapi saya masih punya energi yang sangat besar. Saya masih sangat menikmati datang bekerja, bahkan di hari libur," kata Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Pelatih berusia 55 tahun itu menegaskan bahwa konsistensi taktik dan lingkungan klub yang nyaman menjadi alasan utama dirinya mampu bertahan lama di Manchester, seperti dilaporkan oleh iPaper melalui Bola.
Hingga saat ini, fokus utama skuad tetap tertuju pada laga tandang melawan Everton di Stadion Hill Dickinson guna memangkas selisih enam poin dari Arsenal di puncak klasemen sementara.