Rentetan 11 pertandingan tanpa kekalahan Manchester United (MU) di tahun 2026 terhenti usai dikalahkan Newcastle United dengan skor 2-1 di St James' Park.
Kiper MU, Senne Lammens, mengungkapkan kekecewaannya atas performa tim yang dinilai tidak maksimal. Kini, fokus tim beralih ke pertandingan melawan Aston Villa yang krusial untuk peluang mereka meraih tiket Liga Champions.
Lammens tak mencari-cari alasan atas kekalahan tersebut. Ia mengakui bahwa performa tim secara keseluruhan menurun, jauh di bawah standar yang biasa mereka tunjukkan.
"Hari ini kami tidak cukup baik di semua aspek. Kami harus belajar dari pertandingan ini," ungkap Lammens. "Bisa saja ada hari performa menurun, tapi ini penurunan kolektif, dan itu tidak boleh terjadi, terutama melawan tim seperti mereka."
MU sebenarnya sempat memiliki keuntungan setelah Jacob Ramsey menerima kartu merah di babak pertama dan Casemiro berhasil menyamakan kedudukan. Namun, keunggulan jumlah pemain tersebut gagal dimanfaatkan.
Lammens menyatakan bahwa pelatih telah memperingatkan tim agar tetap waspada meski unggul jumlah pemain. “Manajer bilang ini tidak akan mudah. Kami harus menekan dan memecah kebuntuan dengan cepat," ujarnya.
Menurut Lammens, fisik dan usaha MU tidak cukup untuk mengimbangi semangat juang Newcastle yang didukung penuh oleh suporter tuan rumah.
MU memiliki waktu 11 hari untuk memulihkan diri sebelum menghadapi Aston Villa. Lammens menekankan pentingnya fokus dan intensitas dalam latihan untuk kembali ke jalur kemenangan dan mencapai target lolos ke Liga Champions musim depan.