Legenda Manchester United, Edwin van der Sar, tetap meyakini kualitas yang dimiliki Andre Onana sangat luar biasa. Meski begitu, ia memaklumkan jika MU ingin melepas Onana karena blunder yang pernah dilakukan.
Van der Sar mengenal Onana saat masih bekerja di Ajax Amsterdam. Onana pernah menghabiskan enam tahun di klub asal Belanda itu sebelum akhirnya bergabung dengan Inter Milan. Bersama klub Serie A itu, Onana menarik perhatian Manchester United.
Besar harapan yang menyertai kedatangan Onana ke Old Trafford. Ia baru saja membawa Inter Milan ke final Liga Champions meski kalah tipis dari Manchester City.
Namun, Onana justru tampil mengecewakan di MU. Ia melakukan serangkaian blunder hingga kehilangan posisi utama pada awal musim ini.
Manchester United kemudian meminjamkan Onana ke klub Turki, Trabzonspor, setelah merekrut kiper utama baru, Senne Lammens. Klub Turki itu memiliki opsi untuk mempermanenkannya pada musim panas 2026.
Bahkan jika Trabzonspor menolak mempermanenkan Onana, ia akan tetap dilepas pada akhir musim. Manchester United disebut sudah memutuskan untuk menjual kiper timnas Kamerun itu.
Manchester United juga dikabarkan mengincar Alexis Mac Allister dari Liverpool pada bursa transfer musim panas untuk regenerasi lini tengah, menggantikan Casemiro.
“Saya bekerja dengan Andre Onana selama tiga atau empat tahun di Ajax. Dia datang sebagai kiper pilihan ketiga dan sangat berambisi untuk naik menjadi pilihan utama,” ujar Van der Sar, seperti dikutip dari Metro, Senin (23/2/2026).
“Saya pikir, dan sampai sekarang masih berpikir, dia punya kualitas luar biasa, refleks dan kemampuan memainkan bola dengan kaki. Tetapi entah bagaimana dia punya satu-dua kesalahan yang membuat Anda berpikir, ‘Itu gila, bagaimana dia bisa melakukan itu?’."
“Sebuah tim menginginkan stabilitas, ingin tahu apa yang dilakukan penjaga gawangnya sehingga lini belakang bisa menyesuaikan diri. Saya pikir itulah yang terjadi dengan Andre."
“Manchester United tidak memiliki stabilitas dalam enam atau tujuh tahun terakhir. Bek berubah-ubah, bek tengah dan gelandang berganti, pelatih juga berganti, jadi sulit bagi pemain baru untuk masuk ke lingkungan dengan ekspektasi tinggi, bukan hanya bagi kiper tetapi juga winger atau gelandang," imbuh mantan kiper MU itu.
Perkiraan yang Salah
Van der Sar mengakui awalnya yakin Andre Onana akan sukses di Manchester United. Namun, keyakinan itu tidak terbukti.
“Banyak pemain yang datang dalam delapan atau sembilan tahun terakhir tidak mencapai level yang diharapkan orang-orang," ujar Van der Sar.
“Saya benar-benar berpikir dia akan sukses ketika pertama kali datang ke Manchester United. Seperti yang saya katakan, saya bekerja dengannya dan melihatnya di Ajax, dia tampil baik di Italia dan bermain di final Liga Champions, jadi saya pikir itu adalah pasangan yang sempurna," sambung dia.
Puji Lammens
Van der Sar juga terkesan dengan rekrutan musim panas Amorim, Senne Lammens.
"Dia tampil bagus. Tentu saja, dia baru tujuh atau delapan bulan di sana. Namun, jelas terlihat dia tahu tuntutan fisik Premier Leagie. Saya melihat maju menyambut bola di area penalti dan mengamankannya dengan percaya diri," tutur Van der Sar.
"Dia melakukan penyelamatan ketika dibutuhkan, tidak melakukan penyelamatan saat tak dibutuhkan. Hari-hari saya tidak berada di Manchester United dan saya tidak menonton semua pertandingan. Namun, sepertinya dia punya paket untuk berada di Manchester United untuk jangka waktu yang lama," sambung dia.