Meskipun performanya seringkali menuai kritik, Manchester United (MU) tetap mematok harga tinggi untuk Andre Onana. Saat ini, Onana tengah menjalani masa peminjaman di klub Turki, Trabzonspor.
Klub berjuluk Setan Merah tersebut dikabarkan hanya bersedia melepas penjaga gawang asal Kamerun itu jika ada tawaran lebih dari 50 juta dolar AS atau sekitar Rp847 miliar.
Wakil Presiden Trabzonspor, Zeyyat Kafkas, mengungkapkan bahwa klubnya sempat memperoleh informasi langsung mengenai harga Onana dari pihak MU.
Onana didatangkan MU dari Inter Milan pada tahun 2023 dengan nilai transfer sekitar 57 juta dolar AS. Namun, performanya di Old Trafford jauh dari harapan, dengan sejumlah kesalahan yang berulang. Hal ini mendorong klub untuk mencari penjaga gawang baru pada bursa transfer musim panas lalu.
MU kemudian merekrut Senne Lammens dari Royal Antwerp. Tak lama berselang, Andre Onana dipinjamkan ke Trabzonspor.
Sejak saat itu, performa stabil Lammens di bawah mistar gawang Setan Merah justru semakin menyoroti inkonsistensi Onana sejak kedatangannya di klub.
Terkait harga Onana, Kafkas menyampaikan, "Manchester United menawarkan harga pembelian Andre Onana di kisaran 45 hingga 50 juta euro (sekitar 52–58 juta dolar AS), dan presiden kami menjelaskan secara jujur kepada klub mengenai kondisi Trabzonspor."
Kafkas menambahkan bahwa informasi tersebut tidak memengaruhi sikap sang pemain. Niat Onana adalah tetap bermain untuk klub di Eropa jika bukan di Inggris. Keluarganya juga memiliki pemikiran yang sama.
Menurut Kafkas, presiden klub hanya ingin menjelaskan realitas Trabzonspor. Namun, situasinya bisa berubah jika kondisinya juga berubah.
MU dinilai ambisius dengan memasang harga di atas 50 juta dolar AS untuk Onana. Setelah hampir tiga tahun, klub tampaknya kesulitan untuk mengembalikan nilai investasi yang telah mereka keluarkan untuk sang kiper.
Bahkan, MU mungkin beruntung jika mampu mendapatkan sekitar setengah dari biaya transfer awal Onana.
Situasi semakin rumit karena gaji Onana mencapai sekitar 164 ribu dolar AS per pekan, yang tentu saja tidak mudah ditanggung oleh klub peminat.
Kontrak Onana sendiri masih berlaku hingga tahun 2028. Jika MU gagal menemukan klub yang bersedia membelinya secara permanen, opsi peminjaman kembali kemungkinan akan dipertimbangkan demi mengurangi beban gaji.
Musim ini, Onana telah tampil sebanyak 21 kali di semua kompetisi bersama Trabzonspor dan mencatatkan empat clean sheet. Saat ini, Trabzonspor menempati posisi ketiga di klasemen Super Lig.
Terlepas dari performanya hingga akhir musim, posisi penjaga gawang utama di MU tetap menjadi milik Lammens.
Saat ini, peran pelapis Lammens diisi oleh Altay Bayındır. Namun, kiper asal Turki itu diperkirakan akan kembali ke negaranya pada musim panas mendatang dengan nilai transfer yang kemungkinan kurang dari 10 juta dolar.
Jika Bayındır benar-benar hengkang, MU harus kembali mencari kiper baru di bursa transfer. Alternatifnya, Onana bisa saja kembali ke Old Trafford, meski berpotensi menjadi salah satu kiper cadangan termahal di dunia.