Michael Carrick, Manajer Interim Manchester United (MU), mengungkapkan kekecewaannya setelah timnya dikalahkan Newcastle United dengan skor 1-2. Pertandingan lanjutan Premier League 2025/2026 ini berlangsung di St. James Park, Kamis dini hari WIB.
Carrick menilai performa MU jauh dari harapan, meskipun sempat memegang kendali permainan. Apalagi, Newcastle bermain dengan sepuluh pemain setelah Jacob Ramsey menerima kartu merah pada menit ke-45+1.
Gol kemenangan Newcastle dicetak oleh Anthony Gordon melalui titik penalti di akhir babak pertama, disusul William Osula yang memastikan kemenangan di menit-menit akhir babak kedua. MU sempat menyamakan kedudukan melalui sundulan Casemiro, memanfaatkan tendangan bebas Bruno Fernandes. Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Carrick sejak menggantikan Ruben Amorim.
"Kami tidak senang dengan cara kami bermain malam ini. Sebenarnya pertandingan sempat berada dalam kendali kami, tetapi kredit harus diberikan kepada Newcastle atas cara mereka bermain," kata Carrick kepada TNT Sports.
Carrick berpendapat bahwa timnya sebenarnya memiliki peluang bagus untuk memenangkan pertandingan, namun gagal memanfaatkannya.
"Kami tahu pertandingan ini akan sulit. Kami sempat membawa permainan ke posisi yang bagus untuk melangkah lebih jauh, tetapi kami tidak melakukannya. Itu yang membuat saya sangat kecewa," ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa jumlah pemain Newcastle yang berkurang bukan alasan utama kekalahan ini.
"Bukan karena mereka bermain dengan 10 orang. Kami memang tidak bermain cukup baik. Kami tidak bisa mencari alasan untuk itu. Semua harus bertanggung jawab," tambahnya.
Newcastle Layak Menang
Carrick mengakui bahwa Newcastle memang pantas meraih kemenangan dalam laga tersebut.
“Sulit bagi saya untuk mengatakan ini, tetapi Newcastle memang pantas menang malam ini. Begitulah kenyataannya," tegasnya.
Meskipun demikian, Carrick berusaha mengambil pelajaran dari kekalahan ini. Ia menyatakan bahwa satu kekalahan tidak akan menggoyahkan kepercayaan dirinya terhadap skuad MU.