Manchester United Pertimbangkan Opsi Andre Onana

Manchester United dikabarkan siap mengambil keputusan tegas terkait masa depan Andre Onana setelah performa Senne Lammens.

Manchester United dikabarkan akan mengambil sikap tegas terkait masa depan Andre Onana pada bursa transfer musim panas mendatang. Keputusan ini muncul seiring penampilan impresif Senne Lammens.

Kiper asal Kamerun itu berpotensi dilepas permanen setelah masa peminjamannya selesai. Sebelumnya, Onana didatangkan dari Inter Milan dengan nilai transfer mendekati 50 juta paun. Sayangnya, performanya di Old Trafford dinilai kurang memuaskan.

Penampilannya di Premier League diwarnai beberapa kesalahan fatal yang menuai sorotan. Situasi ini sempat membuatnya dicadangkan oleh pelatih MU saat itu.

Di tengah ketidakpastian masa depan Onana, performa apik Senne Lammens justru mencuri perhatian. Kiper muda Belgia yang didatangkan dari Royal Antwerp itu menunjukkan performa yang menjanjikan.

Senne Lammens melakukan penyelamatan gemilang saat menahan gempuran Everton dalam lanjutan Liga Inggris di Hill Dickinson Stadium pada Selasa (24/2/2026) dini hari WIB.

Meski awalnya kurang dikenal, Lammens dengan cepat membuktikan kualitasnya. Sempat menjadi penghangat bangku cadangan, ia akhirnya menjadi pilihan utama sejak Oktober lalu. Penampilannya dinilai stabil dan memberikan rasa aman bagi lini belakang.

Peran krusial Lammens kembali terlihat saat MU mengalahkan Everton 1-0 pada 24 Februari 2026. Ia melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis tembakan jarak jauh Michael Keane.

Berikut statistik Senne Lammens di Premier League 2025/26:

Statistik Senne Lammens di Premier League 2025/26
Penampilan 21
Clean sheet 5
Persentase penyelamatan 64,9%
Gol yang dicegah 3,59
Kesalahan berujung gol 0

Sementara itu, perjalanan Onana bersama Trabzonspor diwarnai performa yang tidak konsisten. Pelatih Trabzonspor, Fatih Tekke, bahkan secara terbuka mengkritiknya.

"Saya sudah memperingatkan Andre selama dua minggu; dia adalah pemain yang kami sukai, dan dia tahu itu," kata Tekke.

"Dia salah satu yang terbaik ketika bola ada di kakinya, tetapi sepak bola menuntut konsentrasi yang luar biasa. Momen-momen tertentu sangat krusial."

"Minggu lalu dia membuat dua keputusan berisiko. Dia bisa membongkar pertahanan lawan, tetapi satu kesalahan saja bisa menghasilkan akhir yang sangat berbeda hari ini," ulasnya.

Recommended