Manajemen Manchester United memproyeksikan perombakan skuad besar-besaran pada bursa transfer musim panas, Juni 2026 mendatang, guna memperkuat daya saing tim di level tertinggi. Langkah restrukturisasi ini diambil setelah Setan Merah menunjukkan tren positif di bawah asuhan manajer Michael Carrick.
Perubahan komposisi pemain ini dipicu oleh kepastian perginya gelandang veteran Casemiro yang kontraknya habis pada Juni 2026. Selain itu, masa depan kapten Bruno Fernandes masih belum menemui titik terang meskipun performanya tetap konsisten sepanjang musim.
Dilansir dari Bola, Elliot Anderson dari Nottingham Forest menjadi target utama untuk mengisi kekosongan di lini tengah. United dilaporkan siap merogoh kocek hingga 100 juta pound sterling demi mengamankan jasa Anderson yang juga diminati oleh Manchester City.
Guna mendanai ambisi transfer tersebut, manajemen klub mempertimbangkan untuk menjual Manuel Ugarte dan Joshua Zirkzee. Penjualan ini menjadi bagian dari strategi restrukturisasi agar pemain baru yang datang lebih sesuai dengan visi taktis Michael Carrick.
Sektor penyerangan juga tidak luput dari perhatian seiring ketidakpastian status Marcus Rashford yang sedang dipinjamkan ke FC Barcelona. Yan Diomande dari RB Leipzig muncul sebagai kandidat pengganti dengan nilai pasar mencapai 60 juta pound sterling.
Sebagai alternatif lini tengah yang lebih ekonomis, United membidik Angelo Stiller dari VfB Stuttgart yang memiliki klausul rilis sebesar 43,5 juta pound sterling. Stiller diproyeksikan sebagai pelapis ideal yang mampu mendistribusikan bola dan menjaga keseimbangan transisi tim.
Manajemen Manchester United kini terus melakukan evaluasi terhadap daftar belanja pemain sebelum jendela transfer resmi dibuka. Persaingan dengan klub besar Eropa lainnya diprediksi akan menyulitkan langkah United dalam memburu target-target utama mereka.