Manchester United berhasil mengamankan tiga poin penuh setelah menundukkan Brentford dengan skor tipis 2-1 dalam laga lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Stadion Old Trafford pada Selasa (28/4/2026) dini hari WIB. Gol kemenangan tuan rumah masing-masing dicetak oleh Casemiro dan Benjamin Sesko.
Hasil positif ini menjaga posisi tim berjuluk Setan Merah tersebut di jajaran papan atas klasemen sementara. Dilansir dari Bola, tambahan poin ini sangat krusial bagi skuad asuhan Erik ten Hag untuk mengamankan tiket kualifikasi Liga Champions musim depan.
Pertandingan berlangsung ketat meski tuan rumah sempat mendominasi di menit-menit awal. Tim tamu mulai memberikan tekanan signifikan sejak pertengahan babak pertama hingga memasuki awal babak kedua, yang sempat menyulitkan barisan pertahanan United.
Bek Manchester United, Harry Maguire, mengungkapkan bahwa timnya sempat kehilangan kendali permainan setelah menit ke-25. Ia menyebut Brentford perlahan mampu keluar dari tekanan dan mulai mendikte alur bola di lapangan.
"Pertandingannya sulit. Saya rasa kami memulai laga dengan sangat baik, tapi setelah 25 menit mereka mulai menguasai permainan," ujar Harry Maguire kepada Sky Sports sebagaimana dikutip dari Bola.
Titik balik kemenangan United terjadi pada babak kedua setelah tim pelatih memutuskan untuk mengubah skema taktik. Perubahan formasi tersebut dinilai efektif dalam menutup ruang gerak pemain Brentford dan meredam serangan balik lawan.
Maguire menjelaskan bahwa penyesuaian bentuk permainan membuat lini belakang merasa lebih solid. Perubahan ini juga diklaim berhasil meminimalisir intensitas umpan silang lawan yang masuk ke dalam kotak penalti Manchester United.
"Kami sedikit mengubah bentuk permainan di babak kedua dan terasa jauh lebih solid. Kami bisa menutup ruang lebih baik dan tidak banyak umpan silang yang masuk ke kotak penalti," jelas Maguire mengenai perubahan taktik tersebut.
Meski menang, evaluasi tetap diberikan pada sektor pertahanan menyusul satu gol yang bersarang ke gawang mereka. Maguire menyayangkan terjadinya gol dari luar kotak penalti yang seharusnya bisa diantisipasi dengan penutupan ruang yang lebih cepat.
Selain masalah pertahanan, kapten tim tersebut juga menyoroti aspek penguasaan bola yang dianggap belum maksimal. Ia menilai Manchester United harus lebih klinis dan efektif saat memegang kendali permainan demi mengamankan skor lebih awal.