Mansfield Town FC mengakui keunggulan Arsenal dengan skor tipis 1-2 pada babak kelima FA Cup. Meskipun demikian, kubu tuan rumah tetap merasa bangga atas penampilan tim.
Mansfield menunjukkan semangat tinggi saat melawan salah satu tim raksasa Premier League. Walaupun kalah dalam kualitas pemain, tim berjuluk Stags ini mampu memberikan perlawanan sengit selama pertandingan.
Beberapa peluang berbahaya bahkan berhasil diciptakan oleh Mansfield. Hal ini membuat Arsenal kesulitan mengembangkan permainan seperti yang diperkirakan sebelum pertandingan.
Para pemain dan pelatih Mansfield mengaku puas dengan perjuangan tim di lapangan, meskipun akhirnya harus tersingkir dari kompetisi.
Penyerang Mansfield, Rhys Oates, mengungkapkan bahwa pelatih memberikan pesan kepada para pemain untuk bermain tanpa beban sebelum pertandingan dimulai.
Menurutnya, Mansfield datang ke laga tersebut dengan status underdog, sehingga mereka diminta untuk menikmati momen dan memberikan yang terbaik di lapangan.
"Sebelum pertandingan, pelatih berkata, ‘Coba saja bermain. Tidak ada yang benar-benar mengharapkan kita menang, jadi bermainlah dengan berani dan nikmati pertandingan ini,’" kata Oates.
Oates menambahkan, timnya menciptakan lebih banyak peluang dari yang diperkirakan dan memberikan perlawanan yang sulit bagi Arsenal.
Oates mengakui sempat memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol, namun pemain Arsenal sangat bagus dalam melakukan intersep.
Baginya, menghadapi Arsenal adalah pengalaman spesial dalam kariernya. "Ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Sejak kecil saya selalu berkata ingin bermain untuk Arsenal atau setidaknya melawan Arsenal, dan sekarang saya sudah berhasil melakukannya," ujar Oates.
Will Evans Buktikan Diri
Sementara itu, penyerang Mansfield lainnya, Will Evans, juga merasa puas meski timnya kalah. Evans bahkan berhasil mencetak gol ke gawang Arsenal dalam pertandingan tersebut. Ia mengaku gol itu menjadi momen penting untuk membuktikan kemampuan dirinya.
"Saya ingin membuktikan sesuatu hari ini, bukan hanya kepada tim tetapi juga kepada diri saya sendiri," kata Evans.
Evans mengatakan bahwa dirinya sedang mengalami paceklik gol di liga, tetapi justru bisa mencetak gol saat bermain melawan Arsenal.
Meski begitu, Evans menegaskan bahwa timnya tidak punya banyak waktu untuk larut dalam momen tersebut karena jadwal pertandingan yang padat. Fokus langsung tertuju pada laga berikutnya melawan Reading.
Nigel Clough Apresiasi Perjuangan Tim
Pelatih Mansfield, Nigel Clough, memuji usaha para pemainnya yang mampu membuat Arsenal kesulitan sepanjang pertandingan.
Clough menegaskan bahwa sejak awal timnya memang ingin menjadikan pertandingan tersebut sebagai duel FA Cup yang sesungguhnya, yakni laga yang sulit dan tidak nyaman bagi lawan yang lebih kuat.
"Usaha yang mereka tunjukkan luar biasa. Kami ingin menjadikannya pertandingan FA Cup yang sesungguhnya, laga yang sulit bagi Arsenal dan membuat mereka tidak nyaman, dan saya pikir kami berhasil melakukannya," ujar Clough.
Clough menilai timnya mampu mengatur tempo permainan agar Arsenal tidak terlalu mendominasi penguasaan bola. Ia juga memuji jumlah peluang yang mampu diciptakan oleh timnya sepanjang laga.
Clough memberikan apresiasi khusus kepada Evans yang tampil impresif dan hampir dimainkan sebagai starter sejak awal.
"Saya sangat bangga dengan segalanya dan seberapa dekat kami dengan hasil yang lebih baik," kata Clough.