Gelandang Manchester United, Manuel Ugarte, menyatakan tetap gembira dengan situasinya di klub saat ini, walaupun menghadapi tantangan untuk mendapatkan waktu bermain reguler.
Ugarte didatangkan dari Paris Saint-Germain (PSG) pada 2024 dengan ekspektasi tinggi, namun baru tampil 29 kali sebagai starter dari 48 laga Premier League, serta 16 pertandingan di kompetisi lain.
Kedatangan pelatih interim Michael Carrick semakin mengurangi menit bermainnya menjadi hanya 56 menit, sebuah kondisi yang berpotensi menimbulkan rasa frustrasi.
Dalam wawancaranya dengan "Ultimo al Arco" di Sport 890 AM, Ugarte menegaskan kebahagiaannya berada di Old Trafford.
Ugarte mengungkapkan bahwa motivasi terbesarnya saat ini adalah persiapan menghadapi Piala Dunia 2026.
"Musim ini berbeda karena ada Piala Dunia. Saya sangat bersemangat dan menginginkannya," kata Ugarte.
Ia menyadari bahwa menit bermainnya terbatas, namun tetap berusaha menjaga kondisi terbaik. "Saya selalu menjaga kebugaran, meski tidak bermain. Tentu bermain memberi ritme tertentu, tapi saya tenang dan mencoba datang dalam kondisi sebaik mungkin," imbuhnya.
Peluang Mendapatkan Lebih Banyak Menit Bermain
Dengan Manchester United yang tidak lagi berpartisipasi di kompetisi Eropa atau Piala FA musim 2025/26, kesempatan Ugarte untuk bermain reguler diperkirakan akan tetap terbatas.
Saat diberi kesempatan bermain selama 29 menit dalam kekalahan 1-2 melawan Newcastle United, ia dinilai gagal memberikan dampak signifikan, meskipun MU bermain melawan 10 pemain.
Saat ini, Ugarte berada di urutan ketiga dalam daftar pilihan gelandang, di bawah Casemiro. Michael Carrick cenderung memilih opsi yang lebih menyerang daripada Ugarte jika ada masalah dengan Kobbie Mainoo.