Marc Klok Bantah Tuduhan Rasisme pada Laga Melawan Bhayangkara FC

Kapten Persib Bandung Marc Klok membantah keras tuduhan rasisme terhadap Henri Doumbia dalam laga pekan ke-30 liga nasional, Sabtu (2/5/2026).

Kapten Persib Bandung, Marc Klok, secara resmi membantah tuduhan rasisme yang ditujukan kepadanya usai pertandingan pekan ke-30 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada Sabtu (2/5/2026). Klok menegaskan bahwa tudingan tersebut adalah informasi tidak benar yang merugikan nama baik dan integritas profesionalnya sebagai pemain sepak bola.

"Saya dengan tegas membantah tuduhan rasisme yang ditujukan kepada saya. Penyebaran informasi tidak benar mengenai sesuatu yang tidak pernah terjadi merupakan hal yang tidak dapat diterima," ujar Marc Klok, Gelandang Persib Bandung, dalam pernyataan resminya sebagaimana dilansir dari Bola.

Klok menjelaskan bahwa insiden bermula saat ia meminta bola kepada pemain lawan, Henri Doumbia, untuk segera memulai kembali permainan. Menurut penjelasannya, ia mengucapkan kalimat "Give me the ball back" yang kemudian disalahartikan oleh Doumbia sebagai kata yang berkonotasi rasis.

Pemain naturalisasi asal Belanda itu menyatakan bahwa kesalahpahaman tersebut sebenarnya sudah diklarifikasi secara langsung dengan Doumbia. Doumbia disebut telah meminta maaf karena salah mendengar ucapan Klok sebagai kata "black" dan mengakui kesalahan persepsi tersebut di hadapan rekan setim serta pelatihnya.

Namun, situasi tetap memanas lantaran manajer Bhayangkara FC, Sumardji, dilaporkan terus melontarkan tuduhan serupa di area lorong stadion dan ruang ganti. Klok merasa tindakan tersebut sudah melampaui batas sportivitas dan meminta pihak manajemen lawan untuk memberikan klarifikasi resmi serta permohonan maaf.

Manajemen Persib Bandung turut memberikan pembelaan melalui pernyataan tertulis yang mendukung penuh sang kapten. Klub menekankan bahwa setiap tuduhan serius harus didasarkan pada bukti yang jelas dan mengajak seluruh pihak untuk menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

Klub berjuluk Maung Bandung tersebut menyatakan komitmennya dalam memerangi segala bentuk rasisme di sepak bola nasional. Persib mengimbau agar semua pihak menahan diri dari spekulasi liar guna menjaga kondusivitas kompetisi yang sedang berlangsung.

Recommended