Persita Kontra Persis Solo Digelar Tanpa Penonton di BIS

Laga pekan terakhir BRI Super League 2025/2026 antara Persita Tangerang melawan Persis Solo di Banten International Stadium resmi digelar tanpa penonton.

Pertandingan krusial pada pekan terakhir atau pekan ke-34 BRI Super League 2025/2026 antara Persita Tangerang menghadapi Persis Solo dipastikan mengalami perubahan situasi. Laga yang mempertemukan kedua tim tersebut bakal diselenggarakan tanpa kehadiran penonton di stadion.

Keputusan mengenai jalannya pertandingan ini merujuk pada hasil koordinasi resmi yang dilakukan bersama pihak keamanan. Seperti diberitakan oleh Bola, kebijakan tersebut diambil demi menjaga kelancaran jalannya pertandingan penutup musim.

"Berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Kepolisian Daerah Banten hari Selasa (19/5/2026), pertandingan Persita vs Persis pada 23 Mei 2026 pukul 16.00 WIB di Banten International Stadium akan diselenggarakan tanpa penonton, sesuai rekomendasi dari pihak keamanan," bunyi pernyataan resmi dari Persita.

Manajemen Pendekar Cisadane juga langsung merespons keputusan ini dengan memberikan imbauan terbuka kepada para suporter mereka. Pihak klub meminta agar para pendukung tidak memaksakan diri untuk datang ke area sekitar stadion.

"Kami mengharapkan seluruh Persita Fans untuk mematuhi keputusan ini demi keamanan dan kelancaran bersama. Mari tunjukkan loyalitas kita dengan cara berbeda, dari mana pun berada," jelas Persita.

Banten International Stadium sendiri dipilih menjadi tempat penyelenggaraan karena markas utama Persita belum bisa digunakan. Stadion Indomilk Arena saat ini masih berada dalam tahap perbaikan akibat mengalami kerusakan setelah diterjang bencana angin puting beliung.

Laga ini memiliki arti yang sangat berbeda bagi kedua kesebelasan yang bertanding. Persita Tangerang yang kini ditangani oleh pelatih Carlos Pena sudah berada di posisi aman dari ancaman turun kasta.

Klub berjuluk Pendekar Cisadane tersebut saat ini menempati peringkat kesembilan dalam klasemen sementara BRI Super League 2025/2026. Tim yang dikomandoi oleh Muhammad Toha ini telah mengumpulkan 45 poin dari total 37 pertandingan yang sudah dijalani.

Kondisi sebaliknya justru dialami oleh kubu tim tamu, Laskar Sambernyawa. Persis Solo dituntut untuk mengamankan poin penuh demi menghindari zona degradasi dan mempertahankan posisi mereka di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Recommended