Pembalap Marc Marquez harus mengakhiri balapan lebih cepat pada seri pembuka MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram, Thailand. Juara dunia MotoGP tujuh kali ini tidak mampu menyelesaikan persaingan podium setelah ban belakang motornya meledak dan merusak pelek, menyisakan sekitar lima lap sebelum finis, dilansir dari Bola.
Insiden tersebut terjadi saat Marc Marquez berjuang untuk memperbaiki posisinya setelah sempat tertinggal dari rombongan depan. Kondisi fisik dan mental pembalap asal Spanyol ini selama akhir pekan balapan di Thailand juga menarik perhatian banyak pihak.
Banyak pengamat menilai Marquez terlihat kehilangan tenaga dan lesu, bahkan menunjukkan tanda-tanda kelelahan (burnt out) selama sesi latihan bebas, sprint race, hingga balapan utama. Bahasa tubuhnya dianggap berbeda dari biasanya, kurang agresif, dan menunjukkan kekecewaan sejak awal pekan balapan.
Jurnalis Simon Patterson, dalam podcast The Race MotoGP, menyoroti betapa beratnya perjuangan Marc Marquez. "Dia mengatakan bahwa jika dia tidak mengalami masalah dalam balapan, dia akan finis di posisi kedua," kata Patterson setelah MotoGP Thailand.
Namun, Patterson juga mengungkapkan keraguan. "Saya tidak tahu apakah itu benar karena setelah Sprint Race pada hari Sabtu, dia terlihat sangat lesu, seperti yang belum pernah saya lihat pada Marc Marquez sebelumnya," tambahnya.
Patterson juga membandingkan penampilan Marquez dengan saat ia menghadapi cedera parah. "Dia terlihat sangat lesu seperti saat balapan-balapan di mana cedera membuatnya terlihat sangat kesakitan," ujarnya.
Menjelang seri ini, Marc Marquez memang menghadapi tantangan besar. Ia sempat mengakui bahwa kebugarannya belum 100 persen, dengan sisa cedera bahu dari musim sebelumnya yang masih terasa. Hal ini mempengaruhi adaptasinya dengan motor Ducati Desmosedici GP26.
Meski mengalami kegagalan di MotoGP Thailand, Marc Marquez tetap menunjukkan sikap positif. Ia menegaskan kepada media bahwa tidak ada gunanya berlarut dalam kekecewaan dan dirinya bersama tim akan tetap fokus untuk bekerja keras di seri-seri berikutnya.
Musim ini sendiri dibuka dengan hasil yang mengejutkan, di mana Marco Bezzecchi dari Aprilia berhasil meraih kemenangan. Sementara itu, rival lain seperti Pedro Acosta dan Raul Fernandez juga tampil impresif dengan finis di posisi podium.
Absennya motor Ducati dari podium pada seri pembuka ini menandai awal persaingan yang jauh lebih ketat di musim MotoGP 2026.