Pembalap Honda Team Asia, Mario Suryo Aji, tidak berhasil meraih poin dalam balapan Moto2 Amerika Serikat yang diselenggarakan di Sirkuit Austin, Texas, pada Senin, 30 Maret 2026 dini hari WIB. Kesempatan meraih poin sirna setelah pembalap yang baru berusia 16 tahun tersebut mengalami kecelakaan saat balapan menyisakan beberapa putaran menjelang finis.
Padahal, Mario Suryo Aji, yang juga merupakan pembalap binaan PT Astra Honda Motor, sempat berada di posisi ke-15. Posisi tersebut sebenarnya sudah cukup untuk membawa pulang satu poin dari kompetisi tersebut. Insiden ini, menurut Mario, disebabkan oleh kesalahannya sendiri yang dianggap fatal.
Seperti dilansir dari Bola, Mario Suryo Aji mengungkapkan bahwa balapan awalnya berjalan cukup baik, baik sebelum pengibaran bendera merah (red flag) maupun setelah restart. Namun, ia kemudian membuat kesalahan yang disebutnya tidak dapat diterima.
“Itu adalah kesalahan yang tidak dapat diterima dan itu adalah sesuatu yang tidak boleh terjadi lagi. Ini membuat frustrasi karena setelah akhir pekan yang sulit, saya masih percaya kami bisa mendapatkan sesuatu dari balapan ini,” ujar Mario Suryo Aji.
Pembalap asal Indonesia ini merasakan kesulitan setelah balapan dimulai kembali pasca red flag, meskipun sempat berada di posisi 10 besar sebelumnya. Ia mengakui bahwa sejak hari pertama, dirinya sudah mempersulit diri sendiri, yang akhirnya berdampak pada ritme dan momentum sepanjang akhir pekan.
Meski mengalami frustrasi, terutama karena cedera bahu yang sempat melanda, Mario Suryo Aji tetap berambisi untuk naik kelas ke ajang MotoGP. Tekadnya tidak surut, meskipun harus berjuang keras di tengah proses pemulihan.
Untuk menghadapi seri berikutnya, Mario Suryo Aji bertekad untuk melupakan insiden di Moto2 Amerika Serikat. Fokusnya kini beralih ke balapan Moto2 Jerez. “Jadi sekarang yang terpenting adalah mengatur ulang mental, pulih dengan benar, dan kembali dengan pola pikir yang lebih kuat untuk Jerez,” tutur Mario Suryo Aji.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada timnya atas kerja keras yang telah dilakukan sepanjang minggu. Mario berjanji akan memberikan yang terbaik untuk kembali tampil lebih baik pada putaran balapan berikutnya.