Mario Aji dan Veda Pratama Bersiap Hadapi Moto3 2026

Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama bersiap menghadapi musim balap Moto3 2026. Keduanya akan berlatih di Barcelona.

Dua pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama, akan memulai persiapan di Barcelona, Spanyol, jelang seri pertama Kejuaraan Dunia Balap Motor 2026 di Sirkuit Buriram, Thailand, 1 Maret. Keduanya akan turun satu musim penuh.

Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama merupakan lulusan Astra Honda Racing School (AHRS), akademi balap milik PT Astra Honda Motor.

Kedua pembalap akan beradaptasi dan berkoordinasi dengan mekanik, tim teknis, serta kru mancanegara yang tergabung dalam Honda Team Asia. Mereka dijadwalkan berangkat ke Barcelona pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Veda Ega Pratama, yang berasal dari Gunung Kidul, Yogyakarta, menyambut antusias musim balap perdananya di Moto3. Baginya, ini bukan hanya momen perjuangan di lintasan, tetapi juga penyemangat bagi generasi muda Indonesia, terutama para pebalap muda di AHRS.

"Saya siap menghadapi musim balap Moto3 dengan dukungan tim terbaik di Honda Team Asia. Saya yakin proses adaptasi dapat saya jalani dengan baik dan bisa bersaing dengan kompetitif," tutur Veda Ega Pratama.

"Saya pun berharap perjuangan saya di balapan dunia ini dapat menginspirasi banyak anak muda agar terus pantang menyerah dalam menggapai mimpinya hingga level tertinggi,” ungkapnya.

Sementara itu, Mario Suryo Aji, yang akan bersaing di musim ketiganya bersama Honda Team Asia pada kelas Moto2, menyatakan kesiapannya untuk memperkuat performa balapnya.

Saat jeda antar musim balap, lulusan AHRS tahun 2016 ini terus menjaga stamina dan performanya dengan berlatih bersama pebalap-pebalap Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM).

“Musim ini menjadi tahun kelima saya bersaing di ajang Grand Prix. Saya terus berupaya untuk meraih hasil terbaik di level balap manapun dan kesempatan musim ini tidak akan saya sia-siakan. Mohon doa dan dukungannya,” ujar Mario.

Mario dan Veda memulai karir balapnya di AHRS yang didirikan sejak tahun 2010. AHRS telah meluluskan lebih dari 150 pembalap muda Indonesia.

Pembinaan di AHRS tidak hanya fokus pada kemampuan lintasan, tetapi juga memberikan pengetahuan dasar balap. Pembekalan ini meliputi manajemen balap serta kemampuan komunikasi dengan tim dan publik.

Para siswa AHRS menggunakan sepeda motor NSF100 dan NSF250R untuk latihan harian, dikombinasikan dengan CRF150R untuk mengasah kemampuan mengontrol kecepatan. Mereka juga dimentori oleh instruktur balap nasional.

Tahun ini, AHRS dibuka sejak 9 Januari hingga 5 Februari 2026, untuk pembalap belia berusia 11-14 tahun. Formulir pendaftaran dapat diunggah melalui sosial media Astra Honda Racing Team.

Recommended