Maruarar Sirait Apresiasi Profesionalisme Emtek Media di Piala Presiden 2025

Ketua SC Piala Presiden 2025, Maruarar Sirait, memberikan apresiasi tinggi kepada Emtek Media atas konsistensi dan profesionalisme mereka sebagai mitra penyiaran.

Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2025, Maruarar Sirait, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Emtek Media atas peran konsisten dan profesionalisme mereka sebagai mitra penyiaran resmi turnamen pramusim ini. Maruarar menegaskan bahwa dukungan media adalah salah satu pilar utama di balik keberhasilan kompetisi tersebut.

Acara penutupan yang diselenggarakan di SCTV Tower, Jakarta, pada Minggu, 12 April 2026, menjadi momen bagi Maruarar untuk menyoroti dedikasi Emtek yang dianggap melampaui ekspektasi dalam mendukung kelancaran siaran. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Direktur Programming SCM, Harsiwi Achmad, atas komitmen yang telah ditunjukkan.

"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bu Harsiwi Achmad, karena saya tahu juga tanpa dukungan Emtek yang selalu profesional, yang selalu komit, bahkan lebih cepat daripada apa yang disepakati, dalam arti kata positif itu selalu terjadi," ujar Maruarar.

Dilansir dari Bola, Harsiwi Achmad juga menyatakan bahwa Piala Presiden 2025 merupakan edisi paling sukses dari berbagai aspek. Indikator keberhasilan meliputi peningkatan jumlah penonton langsung di stadion serta rating audiens yang terus meningkat.

"Piala Presiden 2025 adalah penyelenggaraan yang ketujuh dan edisi itu adalah yang paling sukses dari berbagai aspek. Dari sisi jumlah penonton ternyata mengalami kenaikan, audiense share mencapai 21,2. Rating bisa mencapai 4, dan itu naik terus karena sebelumnya 18,8," jelas Harsiwi.

Piala Presiden 2025 juga mencatat sejarah dengan partisipasi pertama klub asing, yaitu Port FC dari Thailand dan Oxford United dari Inggris, di mana Port FC berhasil meraih gelar juara. Suasana pembukaan konferensi pers yang digelar Jumat, 4 Juni 2025, juga diwarnai dengan penampilan stand-up comedy dari Muhammad Ronaldo, juara 3 SUCI 12, yang berhasil mencairkan suasana.

Selain aspek penyiaran, Maruarar turut menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan turnamen. Penyelenggara menggandeng PricewaterhouseCoopers (PwC) untuk melaksanakan audit independen, guna memastikan standar tata kelola yang tinggi.

"Kemudian, saya juga mengucapkan terima kasih kepada PwC, terima kasih Pak, sudah memberikan audit yang independen dan berkualitas, karena kita tidak bisa melihat diri kita," tutur pria yang akrab disapa Ara tersebut.

Ia menambahkan bahwa hasil audit tersebut sangat vital sebagai bahan evaluasi untuk penyelenggaraan di masa mendatang. "Yang melihat itu tentu asuransi auditor yang terpercaya, yang kelasnya juga kelas dunia, sehingga apa yang perlu kami perbaiki bisa kita perbaiki, karena tidak ada yang sempurna," lanjutnya.

Sinergi Ekosistem dan Dukungan Sponsor

Keberhasilan Piala Presiden 2025 disebut sebagai hasil kerja kolektif dari beragam elemen. Maruarar mengungkapkan bahwa pencapaian opini wajar tanpa pengecualian menjadi bukti solidnya kerja sama tim. "Dan sekali lagi, itu adalah kerja tim, kerja ekosistem, karena tanpa dukungan semuanya tidak mungkin bisa mendapatkan penilaian wajar tanpa pengecualian," bebernya.

Apresiasi juga disampaikan kepada para sponsor yang menjadi penopang finansial turnamen. Maruarar mengingatkan agar hubungan dengan mitra strategis dijaga dengan integritas tinggi. "Juga yang keempat, terima kasih buat para sponsor, sponsornya cukup banyak, ada Emtek, ada Adarp, Astra, PIK2, ada Indofood, Indomie, Sinar Mas, Gojek, itu juga tidak bisa berjalan tanpa dukungan para sponsor," tegas Ara.

Kepercayaan menjadi aset paling berharga dalam menjalin kemitraan jangka panjang. "Dan kita juga harus bisa memperlakukan sponsor dengan sangat baik dan profesional, jangan hanya baik pada saat membutuhkan dukungan," katanya. "Karena kepercayaan itu mudah diomongkan, tetapi untuk dicapai itu sangat sulit, merebutnya sangat sulit, mendapatkannya sangat sulit, merusaknya sangat mudah," imbuhnya.

Dukungan Pemerintah dan Harapan Masa Depan

Penyelenggaraan turnamen ini juga mendapatkan perhatian langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Melalui Sekretaris Kabinet, pesan mengenai sportivitas dan tata kelola yang bersih terus ditekankan. "Saya sudah sampaikan kepada Pak Ustzir Prabowo, beliau sangat bahagia karena memakai nama Piala Presiden dan berjalan dengan baik melalui Seskab, Pak Teddy, selalu berpesan menjaga sportivitas, menjaga tata kelola," tutur Maruarar.

Menutup pernyataannya, Maruarar menyampaikan dukungan kepada Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, untuk terus meningkatkan level sepak bola nasional. "Dan saya doakan Pak Erick sebagai Ketua Umum kita bisa terus membawa sepak bola Indonesia semakin maju dan semakin maju dari waktu ke waktu," pungkasnya. Sementara itu, Arema FC hingga kini menjadi tim tersukses di Piala Presiden dengan koleksi empat gelar juara.

Recommended