Kylian Mbappe Tanggapi Cemoohan Suporter Real Madrid di Santiago Bernabeu

Kylian Mbappe angkat bicara setelah mendapat cemoohan dari suporter Real Madrid saat kembali bermain melawan Real Oviedo.

Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe, mendapat cemoohan dari sebagian pendukungnya saat kembali bermain dalam laga kemenangan 2-0 melawan Real Oviedo di Santiago Bernabeu pada Jumat (15/5/2026) dini hari WIB, seperti dilansir dari Bola.

Pemain asal Prancis tersebut sebelumnya harus absen dalam beberapa pertandingan terakhir, termasuk laga El Clasico kontra Barcelona, akibat mengalami cedera otot. Mbappe kemudian diturunkan oleh pelatih Alvaro Arbeloa sebagai pemain pengganti di babak kedua dan sukses memberikan assist untuk gol Jude Bellingham.

Selepas pertandingan, Mbappe memberikan respons mengenai kritik suporter serta sorotan terhadap perjalanannya ke Italia.

"Sangat disayangkan tidak bisa bermain di El Clasico, pertandingan yang saya sukai karena saya selalu mencetak gol di sana, sangat disayangkan. Namun, soal siulan itu… begitulah hidup. Kita tidak bisa mengubah opini orang yang sedang marah," ujar Mbappe.

Mantan pemain Paris Saint-Germain tersebut menilai siulan penonton sebagai bentuk ekspresi dan tidak ingin memasukkannya ke dalam hati.

"Itu cara mereka mengekspresikan pendapat dan tidak boleh menganggapnya secara pribadi. Saya sudah sering mendapat siulan sepanjang karier saya. Itu kehidupan sebagai pemain Real Madrid, apalagi seseorang yang terkenal seperti saya," kata Mbappe.

Mbappe juga mengaku bingung dengan alasan di balik cemoohan suporter karena ia telah mengantongi izin dari pihak manajemen klub untuk tidak berada di Madrid saat laga El Clasico.

“Saya tidak tahu kenapa mereka mencemooh. Saya mendapat izin dari klub untuk tidak berada di Madrid dan saya bukan satu-satunya pemain skuad yang tidak ada di sana saat El Clasico. Namun, hal-hal seperti ini memang harus diterima. Kami harus melihat ke depan dan mengubah situasinya,” ucap Mbappe.

Selain membahas suporter, Mbappe menanggapi keputusan Alvaro Arbeloa yang menempatkannya di bangku cadangan.

“Tanyakan kepada pelatih. Saya sebenarnya siap menjadi starter, tetapi itu keputusan dia. Dia mengatakan kepada saya bahwa saya adalah penyerang keempat di skuad. Saya tidak bisa marah kepadanya; Anda harus menghormati pendapat pelatih,” tutur Mbappe.

Kendati demikian, Mbappe menegaskan hubungan profesionalnya dengan sang pelatih tetap berjalan baik.

“Saya tidak punya masalah dengan Arbeloa. Saya tidak akan membuat masalah hanya karena tidak bermain," ujar Mbappe.

Situasi ini mengharuskan bintang timnas Prancis tersebut berjuang keras guna menembus pilihan utama di lini depan Los Blancos.

"Anda harus menerima ide pelatih karena setiap orang punya filosofi masing-masing. Saya harus bekerja agar lebih baik daripada Vini, Mastantuono, dan Gonzalo,” lanjut Mbappe.

Pernyataan penutupnya mengisyaratkan kesiapan Mbappe untuk bersaing ketat dengan Vinicius Junior, Franco Mastantuono, dan Gonzalo Garcia demi memperebutkan posisi starter di Real Madrid.

Recommended