Mentalitas Inter Milan Berubah Jadi Kunci Taklukkan AS Roma

Inter Milan tunjukkan kedewasaan dan perubahan mentalitas di babak kedua untuk meraih kemenangan telak 5-2 atas AS Roma setelah sempat terseok.

Inter Milan berhasil bangkit dengan kemenangan telak 5-2 atas AS Roma, menunjukkan respons signifikan setelah performa yang kurang memuaskan jelang jeda internasional. Pertandingan ini menjadi penegasan kesiapan tim, khususnya pada paruh kedua, di hadapan para pendukung mereka di Giuseppe Meazza.

Kembalinya kapten Lautaro Martinez memberikan dampak instan bagi tim. Setelah pulih dari cedera betis yang memaksanya absen sejak Februari, Martinez langsung mencetak dua gol. Kontribusi gol juga datang dari Hakan Calhanoglu, Marcus Thuram, serta Nicolo Barella yang turut membubuhkan namanya di papan skor.

Pelatih Inter, Cristian Chivu, mengungkapkan bahwa titik balik terbesar terjadi saat jeda pertandingan. Ia menyoroti pentingnya pendekatan yang tepat di awal babak kedua untuk memastikan kemenangan, dilansir dari Bola.

“Kami meminta pemain untuk langsung tampil dengan pendekatan yang benar setelah jeda, untuk menghabisi pertandingan dan mencetak lebih banyak gol,” ujarnya.

Chivu juga melihat adanya peningkatan kedewasaan dalam skuadnya. Ia menekankan bahwa tim tidak seharusnya hanya mencoba mempertahankan hasil seperti di laga-laga sebelumnya yang sempat membuat mereka goyah. “Di babak kedua ini, kami bermain dengan semangat yang tepat, mencoba mendominasi dan benar-benar membunuh permainan,” tambahnya.

Adaptasi Taktik di Lapangan

Selain mentalitas, penyesuaian taktik turut menjadi pembeda. Chivu menjelaskan bahwa Roma memiliki pergerakan yang dinamis, terutama dari sisi sayap, sehingga sulit untuk melakukan tekanan.

“Kami sedikit khawatir bola akan lebih sering mengarah ke Donyel Malen, sehingga Calhanoglu bermain lebih dalam dan kesulitan menutup Pisilli yang mengatur tempo,” jelas Chivu.

Namun, setelah paruh waktu, Inter menunjukkan keberanian lebih dalam memutus garis permainan lawan. Mereka mengalirkan bola lebih cepat dan mendorong playmaker untuk bermain lebih maju. Chivu menambahkan bahwa intensitas dalam duel dan peningkatan tempo sprint juga membuat perbedaan besar dalam pertandingan tersebut.

Dukungan untuk Bastoni dan Tantangan Sepak Bola Italia

Momen emosional tersaji ketika Alessandro Bastoni menerima dukungan penuh dari suporter Inter, yang memberikan standing ovation. Dukungan ini datang setelah Bastoni menghadapi tekanan besar pasca penampilannya bersama timnas Italia di babak play-off Piala Dunia.

Menanggapi situasi yang dialami Bastoni, Chivu menyoroti permasalahan yang lebih luas dalam dunia sepak bola Italia. Menurutnya, semua pihak, termasuk pelatih, pemain, jurnalis, hingga media sosial, memiliki tanggung jawab dalam menciptakan atmosfer negatif yang merugikan olahraga ini.

“Saya tidak punya tongkat ajaib untuk memperbaiki semuanya, tetapi kita semua bertanggung jawab atas apa yang terjadi di sepak bola,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa sepak bola seharusnya diingat sebagai permainan yang indah, dicintai oleh anak-anak dan para penggemar sejati, bukan oleh mereka yang hanya ingin menghina.

Kemenangan besar ini tidak hanya meningkatkan moral Inter Milan, tetapi juga menjadi sinyal bahwa mereka telah kembali ke jalur yang tepat dalam persaingan perebutan gelar musim ini.

Recommended