Gelandang Liverpool, Dominik Szoboszlai, mengungkapkan rasa keheranannya usai timnya menelan kekalahan telak 0-4 dari Manchester City pada perempat final Piala FA. Laga ini berlangsung di Stadion Etihad, Sabtu (4/4/2026) malam WIB. Selain hasil yang mengecewakan, Szoboszlai juga menyoroti masalah mentalitas dan semangat juang skuad The Reds yang dinilainya kurang.
Empat gol Manchester City dicetak oleh Erling Haaland pada menit ke-39, 45+2, dan 57, serta Antoine Semenyo pada menit ke-50. Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Liverpool yang sejatinya memiliki ambisi kuat untuk meraih kemenangan di ajang tersebut.
Dominik Szoboszlai, seperti dilansir dari Bola, tidak menutupi kekecewaannya terhadap performa tim. Pemain berusia 25 tahun itu merasa timnya tidak menunjukkan keberadaan yang sebenarnya di lapangan.
"Semangat juang kami tidak cukup. Mentalitas kami juga tidak cukup. Sejujurnya, kami seperti tidak benar-benar ada di lapangan," ujar Szoboszlai.
Ia menambahkan bahwa sulit menemukan alasan di balik penampilan buruk tersebut, meskipun tim sangat ingin meraih kemenangan.
"Saya tidak tahu kenapa ini terjadi. Sulit menemukan kata-kata. Kami sangat menginginkan kemenangan ini, tetapi kalah 0-4 di kandang City jelas bukan hal yang baik," lanjutnya.
Inkonsistensi Mentalitas Jadi Masalah Berulang
Menurut Szoboszlai, inkonsistensi dalam mentalitas telah menjadi masalah berulang bagi Liverpool sepanjang musim ini. Kondisi ini membuat tim kerap kesulitan saat tidak menunjukkan perjuangan maksimal.
"Saya selalu bilang, ketika kami benar-benar berjuang, kami menang. Ketika tidak, kami kalah. Kami harus bertarung, bekerja keras, dan saling mendukung. Itulah yang kadang hilang dari kami," tegasnya.
Respons Manajer Arne Slot
Manajer Liverpool, Arne Slot, tidak sepenuhnya membantah kritik yang dilontarkan Szoboszlai. Namun, Slot berpendapat bahwa penurunan mentalitas tersebut lebih terlihat pada periode tertentu, khususnya di awal babak kedua.
"Saya harus tanya Dom maksudnya di periode mana. Sebelum gol pertama, saya tidak merasakan itu. Saat 0-1, kami masih dalam permainan," kata Slot.
Slot juga menyoroti kebobolan timnya yang berasal dari situasi lemparan ke dalam.
"Kami dua kali kebobolan dari situasi lemparan ke dalam kami sendiri. Mereka cepat, tapi di momen seperti itu kami harus bertahan lebih baik," jelasnya, mengakui adanya kekurangan dalam pertahanan tim pada momen-momen krusial.