Michael Carrick menunjukkan awal yang menjanjikan sebagai manajer sementara Manchester United (MU), dengan meraih empat kemenangan dari lima pertandingan.
Manchester United akan memanfaatkan pekan ini untuk memantau para pesaingnya di Premier League sebelum menghadapi Everton pada Selasa (24/2/2026) dini hari WIB di Hill Dickinson Stadium.
Tanpa jadwal pertandingan di akhir pekan, skuad asuhan Michael Carrick akan mengetahui secara pasti apa yang dibutuhkan agar tetap berada di empat besar ketika melawan tim besutan David Moyes.
Di tengah pertimbangan manajemen klub tentang penunjukan manajer permanen, fokus utama Michael Carrick adalah meraih tiga poin penting atas Everton.
Carrick juga menegaskan bahwa dirinya sudah memikirkan masa depan jangka panjang klub. Dengan semua yang sudah didapatkannya, ia ingin membangun tim yang bagus dan meraih kesuksesan.
Dalam wawancara dengan BBC Sport, Carrick mengatakan: "Ini bukan jawaban klise — bagi saya, ini adalah peran tertinggi. Saya benar-benar menikmatinya, saya mencintai apa yang saya lakukan."
"Saya beruntung. Saya merasa terhormat berada di posisi ini, tetapi ini bukan soal saya percaya bisa melakukannya dan saya di sini untuk itu."
"Saya sudah mengatakannya ketika datang, ada sisi sentimental, memahami peran ini, tumbuh di klub ini, berada di sini, mencintai klub dan menjadi pendukung, itu satu hal."
"Namun, sebenarnya saya di sini untuk melakukan pekerjaan sekarang dan membentuk tim yang bagus serta meraih kesuksesan,” lanjutnya.
Tak hanya bicara menikmati apa yang kini dijalaninya bersama MU, Michael Carrick juga menegaskan komitmennya bersama The Red Devils.
"Saya tidak menentukan berapa lama itu akan berlangsung, tetapi saya mencintai berada di sini dan selama saya di sini, saya akan memberikan segalanya," ujar Carrick.
"Dan saya selalu merencanakan masa depan jangka panjang demi kebaikan klub sepak bola. Itulah yang saya yakini seharusnya,” lanjutnya.
Dengan performa positif di lapangan dan perencanaan jangka panjang di balik layar, MU kini berada dalam fase penting, baik untuk ambisi kembali ke Liga Champions maupun menentukan arah klub, termasuk masa depan Marcus Rashford.
Sumber: Manchester Evening News