Di tengah berbagai spekulasi mengenai masa depan Xbox, Microsoft menegaskan kembali komitmennya pada industri game. Penegasan ini muncul setelah adanya perubahan strategi perusahaan, termasuk pendekatan ke pihak ketiga dan penjualan perangkat keras yang kurang memuaskan.
CEO Microsoft, Satya Nadella, menyatakan bahwa game akan terus menjadi pilar bisnis inti perusahaan. "Bagi saya, kami fokus pada game dalam jangka panjang. Kami akan terus berinvestasi, dan akan selalu begitu," kata Nadella, seperti dilansir The Gamer, Rabu (11/3/2026).
Nadella juga menyampaikan kepercayaan penuhnya kepada tim divisi game. Ia menyerahkan segala keputusan terkait eksekusi dan kreativitas kepada mereka. Dirinya mengakui bahwa perangkat lunak memiliki risiko, namun menurutnya, game penuh dengan kreasi.
Lebih lanjut, Nadella menjelaskan bahwa Xbox dalam kondisi terbaiknya mampu mengangkat seluruh perusahaan, sehingga divisi ini harus menjadi yang terbaik di kelasnya.
Salah satu bentuk nyata komitmen Microsoft terhadap game adalah Project Helix. Konsol Xbox generasi berikutnya ini sedang dalam tahap pengembangan dan telah dikonfirmasi melalui media sosial resmi perusahaan pada 6 Maret 2026.
CEO Microsoft Gaming, Asha Sharma, juga mengkonfirmasi bahwa konsol ini akan dapat memainkan game PC selain perangkat lunak Xbox yang sudah ada. Meskipun demikian, tanggal rilis konsol tersebut belum diumumkan.