Manajer interim Manchester United, Michael Carrick, menyatakan belum mendapatkan kepastian mengenai status permanennya di kursi kepelatihan menjelang pertandingan pekan ke-34 Premier League melawan Brentford pada Selasa (28/04/2026) dini hari WIB.
Meski telah bertemu dengan salah satu pemilik klub, Sir Jim Ratcliffe, pekan lalu, Carrick mengungkapkan pembicaraan tersebut tidak membahas isu krusial terkait masa depan kontraknya. Pertemuan di pusat latihan Carrington tersebut hanya bersifat informal dan dukungan moral bagi tim.
Sejak dipercaya menggantikan Ruben Amorim pada Januari lalu, Carrick mencatatkan performa gemilang dengan meraih delapan kemenangan dan dua hasil imbang dari total 12 pertandingan. Statistik yang dilansir dari Bola ini menempatkan Setan Merah di peringkat ketiga klasemen sementara dengan raihan 58 poin.
Posisi Manchester United saat ini unggul delapan angka atas Brighton and Hove Albion yang berada di urutan keenam. Dengan lima laga tersisa di musim ini, tim hanya memerlukan tambahan tiga poin lagi untuk mengunci posisi di zona lima besar atau mengamankan tiket Liga Champions.
"Dia datang, kami mengobrol, minum teh bersama. Jujur saja, itu hanya percakapan santai. Senang melihat dukungannya," ujar Michael Carrick, Manajer Interim Manchester United saat menanggapi pertemuannya dengan Ratcliffe.
Penundaan keputusan final mengenai manajer permanen disinyalir karena jajaran petinggi klub, termasuk Direktur Sepak Bola Jason Wilcox dan CEO Omar Berrada, masih menunggu evaluasi menyeluruh hingga kompetisi berakhir. Selain Carrick, nama manajer Bournemouth, Andoni Iraola, juga sempat dikaitkan dengan posisi tersebut.
Jika nantinya resmi dikontrak secara penuh, Carrick dikabarkan berencana mempertahankan jajaran staf kepelatihannya yang terdiri dari Jonathan Woodgate, Jonny Evans, Steve Holland, dan Travis Binnion. Saat ini, fokus utama Carrick adalah memaksimalkan sisa pertandingan musim ini demi mengamankan posisi terbaik di klasemen.