MINI Luncurkan 1965 Victory Edition Terbatas di Festival of JOY

MINI merilis edisi terbatas 1965 Victory Edition sebanyak 16 unit di Indonesia dengan harga mulai Rp1,19 miliar untuk rayakan kemenangan reli sejarah.

MINI secara resmi meluncurkan model edisi terbatas MINI 1965 Victory Edition dalam perhelatan BMW Group Festival of JOY 2026 di Jakarta pada Jumat (17/4/2026). Peluncuran ini bertujuan untuk merayakan sejarah kemenangan legendaris merek tersebut dalam ajang Monte Carlo Rally tahun 1965.

Dilansir dari Medcom, kendaraan kolektor ini hanya tersedia sebanyak 16 unit untuk pasar Indonesia. Pabrikan menawarkan unit tersebut dalam dua pilihan sistem penggerak, yakni mesin bensin John Cooper Works (JCW) konvensional dan varian bertenaga listrik penuh atau JCW E.

Model khusus ini dibanderol dengan harga off the road mulai dari Rp1,19 miliar untuk tipe mesin bensin. Sementara itu, varian listrik MINI JCW E Victory Edition dijual dengan harga Rp1,29 miliar per unit.

Inspirasi desain kendaraan ini diambil dari kemenangan pembalap Timo Mäkinen dan co-driver Paul Easter yang menggunakan mobil nomor '52' pada dekade 60-an. Identitas sejarah tersebut dituangkan melalui penggunaan warna Chili Red dengan aksen putih yang memanjang dari kap mesin hingga bagian belakang.

Detail angka '52' pada bodi mobil menjadi elemen utama yang menonjolkan nilai historis kendaraan. Selain itu, terdapat sentuhan desain bertema '1965' pada bagian eksterior maupun interior serta penggunaan pelek sport khas lini John Cooper Works.

“MINI 1965 Victory Edition merupakan model yang merayakan salah satu momen paling bersejarah dalam perjalanan MINI di dunia motorsport, sekaligus interpretasi modern dari karakter khas MINI yang tetap relevan hingga saat ini,” ujar Head of MINI Asia, Daren Ching.

Ching menambahkan bahwa model tersebut tidak hanya mengedepankan desain ikonik, tetapi juga mencerminkan semangat inovatif dan karakter fun-to-drive. Langkah MINI menghadirkan opsi powertrain listrik pada edisi ini menandai masa transisi merek menuju elektrifikasi masa depan tanpa meninggalkan performa klasiknya.

Recommended