Mohamed Salah mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai pemain Afrika pertama yang berhasil mengoleksi 50 gol di Liga Champions. Rekor ini diukirnya saat membantu Liverpool mengalahkan Galatasaray dan memastikan tempat di perempat final.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Anfield, Kamis (19-3-2026) dini hari WIB, Liverpool meraih kemenangan telak 4-0. Salah mencetak satu gol dalam laga tersebut, sekaligus menggenapi catatan golnya di kompetisi elit Eropa tersebut.
Liverpool, yang diasuh oleh Arne Slot, memasuki pertandingan dengan defisit 0-1 dari leg pertama. Dominik Szoboszlai berhasil menyamakan agregat di awal pertandingan dengan golnya. Salah sebenarnya memiliki kesempatan untuk membawa Liverpool unggul lebih dulu melalui titik penalti menjelang turun minum, tetapi eksekusinya gagal.
Di babak kedua, Liverpool berhasil mengambil alih kendali permainan. Hugo Ekitike dan Ryan Gravenberch mencetak dua gol cepat dalam rentang waktu tiga menit, membalikkan keadaan. Salah kemudian membayar kegagalannya dengan mencetak gol pada menit ke-62, memastikan kemenangan bagi Liverpool dan mengukir rekor pribadi.
Gol tersebut menjadi gol ke-50 Salah di Liga Champions. Dari jumlah tersebut, 47 gol dicetak bersama Liverpool, sementara masing-masing satu gol dicetak saat membela AS Roma dan FC Basel.
Selain memastikan kemenangan Liverpool, gol Salah juga membuka jalan menuju pertandingan perempat final melawan Paris Saint-Germain (PSG). Ia kini menjadi pemain Afrika pertama yang mencapai 50 gol di Liga Champions, unggul enam gol dari Didier Drogba yang berada di posisi kedua dengan 44 gol.
Drogba mencatatkan 44 gol dalam 92 pertandingan. Sementara Samuel Eto'o berada di urutan ketiga dengan 30 gol. Salah juga semakin menjauh dari mantan rekan setimnya, Sadio Mane, yang mengoleksi 27 gol di Liga Champions.
Pencapaian ini menjadikan Salah pemain ke-12 dalam sejarah Liga Champions yang berhasil mencapai 50 gol. Harry Kane menjadi pemain ke-11 setelah mencetak dua gol untuk Bayern Munchen dalam kemenangan 4-1 atas Atalanta.
Kondisi Cedera Salah
Meskipun mencetak sejarah, pertandingan ini tidak sepenuhnya berjalan mulus bagi Salah. Ia ditarik keluar pada menit ke-73 dan langsung menuju ruang ganti untuk mendapatkan perawatan akibat dugaan cedera pangkal paha. Cody Gakpo menggantikannya, dan kondisi cederanya belum diketahui secara pasti.
Liverpool berharap Salah dapat segera pulih, mengingat mereka akan menghadapi Brighton di Premier League pada hari Sabtu (21-3-2026). Selain itu, Liverpool juga masih harus berjuang di liga domestik, di mana mereka saat ini berada di posisi kelima klasemen dan berupaya mengamankan tiket Liga Champions musim depan. Duel melawan PSG juga menjadi ajang balas dendam setelah Liverpool tersingkir di babak 16 besar musim lalu akibat kalah adu penalti.