Presiden Como, Mirwan Suwarso, menyampaikan permohonan maaf terbuka menyusul tindakan provokatif oknum suporter klubnya saat menjamu Inter Milan dalam lanjutan laga Liga Italia pada Senin (13/4/2026) dini hari WIB.
Laga yang berlangsung di markas Como tersebut berakhir dengan skor 3-4 untuk kemenangan tim tamu. Hasil ini membuat posisi klub milik pengusaha Indonesia itu terlempar dari empat besar klasemen sementara Serie A.
Dilansir dari Bola, kekecewaan Mirwan Suwarso dipicu oleh perilaku sebagian pendukung tuan rumah yang melontarkan ejekan kepada jajaran direktur dan staf Inter Milan. Aksi tersebut dinilai mencederai sportivitas olahraga.
Salah satu pemain Inter Milan, Nicolo Barella, dilaporkan mendapat sorakan keras dari tribun penonton. Barella sendiri memiliki sejarah karier bersama tuan rumah karena pernah dipinjamkan ke Como pada tahun 2016 silam.
"Namun, kebanggaan atas performa kami tidak bisa menutupi kekecewaan saya terhadap perilaku sebagian penonton di tribuna kehormatan terhadap delegasi lawan," kata Mirwan Suwarso, Presiden Como, melalui pernyataan resminya di media sosial.
Mirwan menegaskan bahwa pihaknya sangat mengutamakan martabat dan integritas klub di atas segalanya. Ia menyayangkan emosi tinggi dalam pertandingan sepak bola harus berujung pada hilangnya rasa hormat kepada tamu.
Pihak manajemen klub menyatakan akan mengambil langkah tegas terhadap individu yang tidak menghormati standar perilaku tersebut. Hal ini dilakukan demi menjaga reputasi klub dan kemajuan Liga Italia secara menyeluruh.
Kekalahan ini membuat Como kini terpaut dua poin di bawah Juventus yang menghuni zona Liga Champions. Klub yang baru promosi ini masih menyisakan enam pertandingan lagi untuk memperbaiki posisi di klasemen akhir musim 2025/2026.