Mohamed Salah Rela Lepas Bonus Demi Tinggalkan Liverpool?

Mohamed Salah dikabarkan bersedia melepas bonus loyalitasnya demi mempercepat kepindahannya dari Liverpool pada musim panas ini.

Mohamed Salah dilaporkan bersedia mengorbankan bonus loyalitas yang fantastis untuk mempercepat proses kepindahannya dari Liverpool.

Meskipun kontraknya masih tersisa satu tahun, Salah dan Liverpool dikabarkan akan berpisah pada musim panas ini. Klub disebut mengizinkan pemain asal Mesir tersebut pergi secara gratis. Salah pun mengambil langkah mengejutkan dengan merelakan bonus loyalitas sekitar 20 juta pound (Rp450 miliar) yang seharusnya ia terima jika bertahan hingga kontraknya usai.

Keputusan Salah ini tidak hanya membuka jalan baginya untuk segera hengkang, tetapi juga memberikan keuntungan finansial bagi Liverpool. Dengan melepas Salah lebih awal, klub berpotensi menghemat lebih dari £20 juta dari sisi gaji. Saat ini, Salah menerima bayaran sekitar 400.000 pound per pekan, menjadikannya salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di Premier League.

Jika ditotal, Liverpool berpotensi menghemat lebih dari 40 juta pound (Rp900 miliar) berkat keputusan Salah. Dana ini bisa dialokasikan untuk memperkuat skuad di musim depan.

Kepergian Salah tentu menjadi kehilangan besar bagi Liverpool. Sejak bergabung, ia telah menjadi ikon klub dan salah satu penyerang paling produktif. Kontribusinya dalam mencetak gol dan assist menjadikannya sosok penting dalam beberapa musim terakhir.

Meski begitu, tanda-tanda perpisahan memang sudah mulai terlihat. Dengan usia yang semakin bertambah dan peluang mendapatkan kontrak menggiurkan di luar Eropa, langkah ini dianggap sebagai bagian dari fase baru dalam kariernya.

Destinasi Timur Tengah?

Salah dikabarkan akan melanjutkan karier di luar Eropa, dengan sejumlah klub dari Timur Tengah menjadi kandidat kuat tujuan berikutnya. Keputusan ini sejalan dengan tren beberapa pemain top dunia yang memilih meninggalkan kompetisi elite Eropa demi tantangan baru dan tawaran finansial yang lebih besar.

Bagi Liverpool, ini akan menjadi momen penting untuk memulai era baru tanpa Salah. Tantangan besar menanti manajemen dan tim pelatih untuk mencari pengganti yang sepadan, meski banyak pihak meyakini bahwa sosok seperti Salah tidak akan mudah tergantikan begitu saja.

Recommended