Pengguna motor listrik di musim hujan disarankan untuk tidak memaksa kendaraannya melintasi genangan air yang terlalu tinggi. Meski umumnya motor listrik memiliki perlindungan terhadap air, risiko kerusakan komponen tetap ada.
Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, menjelaskan bahwa motor listrik relatif aman melintasi genangan air dengan batas tertentu.
"Berdasarkan hasil riset, sepeda motor listrik umumnya masih relatif aman melintasi genangan dengan ketinggian sekitar 20-30 cm, atau setara dek kaki hingga as roda, selama komponen vital seperti baterai tidak terendam," kata Yannes.
Menurut Yannes, hal ini dimungkinkan karena motor listrik tidak memiliki knalpot seperti motor bensin. Namun, ia mengingatkan bahwa batas aman tersebut bukan berarti kendaraan sepenuhnya aman dari risiko.
"Risiko kerusakan komponen tetap ada jika dipaksakan. Motor listrik tidak disarankan untuk menerjang banjir, terutama jika air sudah mencapai komponen listrik atau baterai, karena dapat merusak sistem dan membahayakan keselamatan," ujarnya.
Yannes menambahkan, kerusakan akan meningkat jika air masuk ke komponen elektronik, dinamo, maupun baterai. Selain itu, pengendara berpotensi kehilangan kendali jika melintasi genangan dengan arus deras.
Karena itu, pengendara disarankan menghindari area banjir jika memungkinkan. Jika terpaksa melintasi genangan, pastikan kedalaman air tidak melebihi pijakan kaki. Berkendara dengan kecepatan rendah dan stabil, serta hindari air yang bergerak atau berarus.
Jika sudah terlanjur berada di area banjir, pengendara sebaiknya mematikan motor dan mendorong kendaraan secara perlahan ke area yang lebih tinggi tanpa memaksakan membuka gas.
Pengguna juga perlu memperhatikan kondisi baterai. Berbagai jenis baterai motor listrik, seperti lithium-ion, LFP, lead-acid, maupun NiMH, rentan terhadap kelembapan. Pastikan port charger tertutup rapat dan tidak mengisi daya saat motor masih basah.
"Selalu perhatikan panduan pabrikan terkait ketahanan air sesuai tipe baterai, drivetrain, sistem kelistrikan lainnya, dan sepeda motor listrik yang dimiliki," kata Yannes.
Yannes menyarankan pengguna yang sering melintasi wilayah rawan banjir untuk mempertimbangkan kendaraan dengan sertifikasi ketahanan air minimal IP67 dari pabrikan.