Manchester United (MU) menunjukkan peningkatan dalam memanfaatkan situasi bola mati musim ini. Keberhasilan ini ditegaskan oleh pelatih kepala MU, Michael Carrick, bukan hanya soal individu pemain tetapi hasil kerja kolektif tim dan staf pelatih.
Gol pembuka Casemiro ke gawang Aston Villa, melalui sundulan dari sepak pojok Bruno Fernandes, menjadi contoh konkret efektivitas strategi tersebut. Arsenal menjadi satu-satunya tim yang lebih unggul dari MU dalam produktivitas gol dari situasi bola mati di Premier League musim 2025/2026.
Bruno Fernandes kembali menunjukkan kualitas umpannya dalam laga kontra Aston Villa. Umpan sepak pojoknya disambut dengan sundulan tajam oleh Casemiro. Carrick menyatakan bahwa peran bola mati semakin krusial dalam sepak bola modern.
“Pertama, mungkin ini lebih penting dari sebelumnya. Ini selalu penting dan saya merasa ini punya dampak besar dalam pertandingan, rasanya semakin banyak gol yang tercipta dari situasi ini,” ujar Carrick.
Kontribusi Jonny Evans dalam membantu tim saat latihan terkait bola mati juga disinggung oleh Michael Carrick. Menurutnya, keberhasilan ini lahir dari kolaborasi antara pelatih dan pemain.
“Kami punya pemain-pemain tertentu yang memang sudah terbukti, seperti umpan Bruno, lalu Case dan Harry Maguire dalam cara mereka menyerang bola, serta yang lainnya,” kata Carrick.
Carrick menekankan pentingnya keputusan bersama dalam menentukan strategi. “Saya pikir penting bahwa ini semacam keputusan bersama, jika boleh dibilang, dan apa yang berhasil untuk semua orang karena pada akhirnya mereka yang menjalankannya," ujar Carrick.
Setelah pertandingan melawan Bournemouth, MU memasuki masa jeda 24 hari tanpa pertandingan tim utama. Waktu ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memulihkan para pemain yang cedera.
Carrick mengharapkan beberapa pemain dapat segera kembali memperkuat tim. “Tentu saja, ini kesempatan bagi Mason Mount untuk terus membangun kebugarannya setelah kembali. Lisandro Martinez juga bisa kembali dan mulai terlibat lagi. Ini memberi Anda jendela waktu. Secara umum, kami baik-baik saja, kami hanya perlu tetap bugar dan menjadi lebih kuat,” ujar Carrick.
Selain gol dari sepak pojok, MU juga mencetak satu-satunya gol langsung dari tendangan bebas musim ini melalui tendangan indah Fernandes saat bermain imbang 4-4 di pertemuan sebelumnya.
Dengan meningkatnya efektivitas bola mati dan potensi kembalinya sejumlah pemain, Manchester United memiliki modal positif untuk menghadapi fase akhir musim.