Manchester United Rombak Lini Tengah Jelang Bursa Transfer Musim Panas

Manchester United memprioritaskan perekrutan gelandang baru menyusul rencana kepergian Casemiro dan ketergantungan pada Kobbie Mainoo musim depan.

Manajemen Manchester United memprioritaskan perombakan total sektor lini tengah menjelang pembukaan bursa transfer musim panas 2026 guna memperkuat komposisi skuat asuhan Michael Carrick. Kebutuhan mendesak ini semakin terlihat setelah kemenangan 1-0 atas Chelsea pada Minggu (19/4/2026) yang mengandalkan stabilitas Kobbie Mainoo.

Ketergantungan terhadap Mainoo menjadi sorotan tajam setelah Setan Merah sempat menelan kekalahan 1-2 dari Leeds United saat pemain muda tersebut absen akibat cedera. Dilansir dari Bola, Michael Carrick tercatat selalu memainkan duet Mainoo dan Casemiro dalam 11 dari 12 pertandingan sejak ia menjabat pada Januari lalu.

Struktur rekrutmen klub di bawah kendali Jason Wilcox dan Christopher Vivell kini tengah mencari pendamping ideal bagi Mainoo, mengingat Casemiro diproyeksikan hengkang pada akhir musim. Fokus utama pencarian tertuju pada gelandang bertahan nomor enam yang memiliki mobilitas tinggi dan kemampuan distribusi bola mumpuni.

Beberapa nama masuk dalam radar pantauan, termasuk Elliot Anderson dari Nottingham Forest dan Aurelien Tchouameni dari Real Madrid. Anderson yang berusia 23 tahun dianggap memiliki profil karakter yang sesuai, meskipun nilai transfernya diperkirakan bisa mencapai angka 100 juta paun jika Forest tetap bertahan di liga utama.

Selain kedua nama tersebut, manajemen United juga memantau situasi Sandro Tonali di Newcastle United serta gelandang muda West Ham United, Mateus Fernandes. Pemain Bournemouth, Alex Scott, dan Joao Gomes dari Wolverhampton Wanderers turut menjadi alternatif untuk memperdalam opsi di lini tengah.

Langkah evaluasi ini dilakukan karena Manuel Ugarte yang didatangkan sebelumnya dinilai masih kesulitan beradaptasi saat diberikan kesempatan tampil sebagai starter. Penambahan minimal dua hingga tiga gelandang baru dianggap sebagai keharusan bagi Manchester United untuk menghadapi kompetisi Liga Champions dan Premier League musim depan.

Recommended