Timnas Futsal Indonesia memulai kiprahnya di ajang ASEAN Futsal Championship 2026 dengan performa meyakinkan. Tim asuhan Hector Souto sukses meraih kemenangan telak 7-0 atas Brunei Darussalam di Nonthaburi Hall, Thailand, pada Senin, 6 April 2026. Salah satu sorotan utama dalam laga ini adalah penampilan cemerlang Muhammad Sanjaya, yang berhasil mencetak tiga gol alias hattrick pada pertandingan tersebut.
Kemenangan besar ini menjadi awal yang positif bagi skuad Garuda di turnamen regional tersebut. Sanjaya, yang kini berusia 26 tahun, menunjukkan ketajamannya di lini serang, menempatkannya sebagai salah satu pemain kunci yang patut diperhitungkan. Menariknya, trigol ini dicetak pada laga debutnya bersama Timnas Futsal Indonesia di level senior. Sebelumnya, Sanjaya memang telah dikenal dengan prestasinya di kelompok usia.
Fakta menarik seputar karier Muhammad Sanjaya juga terungkap, seperti dilansir dari Bola. Sosok bintang futsal ini ternyata pernah menjajal cabang olahraga lain, yaitu sepak bola profesional. Ia bahkan tercatat pernah bermain di liga level kedua di Indonesia.
Sebagai seorang penyerang tengah, Muhammad Sanjaya sempat memperkuat dua klub sepak bola profesional, yakni Semen Padang dan PSPS Pekanbaru. Namun, perjalanan kariernya di dunia sepak bola dinilai kurang cemerlang. Selama membela kedua klub tersebut, Sanjaya hanya mencatatkan total 11 penampilan dengan torehan 3 gol.
Pujian Pelatih Hector Souto untuk Pemain Debutan
Pertandingan melawan Brunei Darussalam juga menjadi ajang debut bagi lima pemain Timnas Futsal Indonesia lainnya, termasuk Muhammad Sanjaya. Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemain debutan atas performa maksimal mereka, meskipun persiapan tim terbilang mepet.
"Baiklah, mengenai para pemain yang melakukan debut hari ini, pertama-tama, saya mengucapkan selamat kepada mereka karena mereka melakukan pekerjaan yang sangat baik," ujar Souto. Komentar ini menunjukkan pengakuan sang pelatih terhadap dedikasi dan kualitas yang ditampilkan oleh para pemain muda, khususnya Sanjaya.
Sebelumnya, Souto juga sempat memberikan evaluasi usai final Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena pada Sabtu, 7 Februari 2026. Ia menekankan pentingnya sikap rendah hati, peningkatan kualitas setiap pemain, serta investasi dalam fasilitas sebagai kunci untuk mencapai daya saing yang lebih tinggi di kancah internasional.