NAC Breda Kembali Kalah di Tengah Upaya Protes Eredivisie

NAC Breda kembali menelan kekalahan dari PEC Zwolle di tengah upaya mengajukan protes terkait laga melawan Go Ahead Eagles.

Di tengah upaya agar laga melawan Go Ahead Eagles diulang, NAC Breda justru kembali menelan kekalahan dalam lanjutan Eredivisie. Klub berjuluk si kuning-hitam ini dikalahkan PEC Zwolle dengan skor 1-2 pada pekan ke-28, Minggu (22/3/2026) dini hari WIB.

Dalam lawatan ke markas PEC Zwolle di MAC³PARK Stadion, NAC Breda tertinggal akibat gol Thijs Oosting pada babak pertama. Keunggulan PEC Zwolle digandakan oleh Odysseus Velanas. NAC Breda hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Mohamed Nassoh di menit ke-67.

Kekalahan ini semakin memperburuk posisi NAC Breda yang masih terancam degradasi. Sebelumnya, NAC Breda melaporkan Go Ahead Eagles atas persoalan status kewarganegaraan Dean James.

NAC Breda mengajukan permohonan agar pertandingan melawan Go Ahead Eagles dinyatakan tidak sah dan dijadwalkan ulang. Kasus ini berkaitan dengan perubahan kewarganegaraan Dean James pada Maret 2025. Saat itu, ia mengambil status Warga Negara Indonesia (WNI) untuk membela Timnas Indonesia.

Dalam sistem hukum Belanda, seseorang yang mengambil kewarganegaraan baru dapat kehilangan status warga negara Belanda. Ketentuan ini menjadi titik krusial dalam penilaian kelayakan seorang pemain di Eredivisie. Perubahan status tersebut berdampak pada posisi Dean James sebagai pemain non-Uni Eropa. Dengan status itu, Go Ahead Eagles wajib mengurus izin kerja serta memenuhi standar gaji minimum yang ditetapkan.

Asosiasi sepak bola Belanda (KNVB) menanggapi laporan ini dan menyatakan memerlukan waktu untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Terpuruk di Klasemen

Setelah pekan yang penuh gejolak, NAC Breda kembali terpukul dalam perjuangan menghindari degradasi. Pekan lalu, NAC dibantai enam gol tanpa balas oleh Go Ahead Eagles yang berujung pada pelaporan atas keabsahan Dean James.

Media Belanda, Voetbal Primeur, menulis, "PEC Zwolle semakin memperburuk keadaan NAC dengan kemenangan yang tipis. Setelah pekan lalu kalah telak 6 gol dari Go Ahead Eagles yang diwarnai kontroversi karena partisipasi Dean James yang dilaporkan tidak memenuhi syarat."

Dengan hasil ini, NAC tetap tertahan di peringkat ke-17 dengan 23 poin dan semakin khawatir akan ancaman degradasi. Mereka tidak pernah menang dalam empat laga terakhirnya, dengan tiga pertandingan berujung kekalahan. Sementara, PEC mencapai 33 poin dan menjauh dari zona degradasi.

Voetbal Primeur menambahkan, "Di tengah hiruk pikuk tersebut, NAC kembali kalah dan seperti menelan pil pahit."

Recommended