Klub Eredivisie NAC Breda menanti putusan pengadilan Utrecht terkait gugatan laga ulang melawan Go Ahead Eagles yang akan diumumkan pada Senin (4/5/2026). Penantian ini menyusul persidangan yang digelar pada Selasa (28/4/2026) mengenai sengketa penggunaan pemain tidak sah, Dean James.
Dilansir dari Bola, pihak NAC Breda menuntut pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang karena bek lawan, Dean James, dianggap tidak memenuhi syarat administrasi. James diketahui telah beralih paspor dari Belanda ke Indonesia saat pertandingan berlangsung pada 15 Maret 2026 lalu.
Pada laga tersebut, NAC Breda menelan kekalahan telak 0-6 dari Go Ahead Eagles di Deventer. Manajemen klub bersikeras bahwa keadilan harus ditegakkan karena status kewarganegaraan James memengaruhi legalitasnya dalam daftar susunan pemain di kompetisi kasta tertinggi Belanda.
Hakim pengadilan Utrecht telah mendengarkan argumen dari pengacara NAC Breda maupun asosiasi sepak bola Belanda (KNVB). Meskipun argumen sudah disampaikan, otoritas hukum memerlukan waktu hampir sepekan sebelum memberikan keputusan final yang memengaruhi posisi klasemen kedua tim.
Di tengah proses hukum yang berjalan, NAC Breda justru mendapatkan kabar buruk mengenai kondisi skuad mereka. Bek tengah andalan, Leo Greiml, dipastikan harus mengakhiri musim 2025/2026 lebih cepat akibat mengalami cedera bahu yang cukup serius.
Pemain berusia 24 tahun tersebut mengalami cedera saat sesi latihan rutin dan dijadwalkan menjalani operasi di Austria pada Jumat (1/5/2026). Kehilangan Greiml menjadi pukulan telak mengingat klub sedang berjuang keluar dari zona degradasi di sisa kompetisi.
"Rasanya sangat frustrasi karena saya tidak lagi dapat memberikan kontribusi bagi NAC di tahap akhir musim ini," kata Leo Greiml, bek NAC Breda. Pemain asal Austria ini menambahkan bahwa dirinya harus menjalani operasi demi pemulihan total untuk musim depan.
Saluran resmi klub mengonfirmasi bahwa Greiml akan menepi selama beberapa bulan ke depan untuk menjalani masa rehabilitasi. Selama musim ini, Greiml tercatat telah tampil dalam empat belas pertandingan Eredivisie meski kerap terhambat masalah kebugaran dan skorsing.
Saat ini, tim asuhan Carl Hoefkens masih tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan perolehan 25 poin dari 31 pertandingan. Mereka tertinggal enam poin dari zona aman dan hanya menyisakan tiga laga krusial melawan FC Utrecht, SC Heerenveen, dan AZ Alkmaar.