Dalam laga antara PSIM Yogyakarta melawan PSBS Biak pada pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026, ada kejadian menarik, yaitu Nermin Haljeta tidak bermain penuh untuk pertama kalinya. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (27/2/2026) malam WIB itu, dimenangkan PSIM dengan skor 4-2.
Pada menit ke-66, Nermin Haljeta ditarik keluar dan digantikan oleh Deri Corfe. Sebelumnya, pemain asal Slovenia ini selalu bermain selama 90 menit dalam 23 pertandingan secara berturut-turut.
Jean-Paul van Gastel, pelatih PSIM, menjelaskan alasan pergantian tersebut. "Ya, ini pertama kalinya saya mengganti dia. Saya percaya pada konsistensi, saya percaya pada pemberian kepercayaan dan stabilitas kepada pemain di tim untuk tampil. Namun pada waktu tertentu, Anda harus melakukan perubahan," ujar Jean-Paul van Gastel.
Ia menambahkan bahwa pergantian ini juga bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada pemain lain. "Saya rasa hari ini adalah momen untuk memberikan kesempatan kepada pemain lain juga. Apa yang saya butuhkan dari pemain pengganti saya adalah mereka harus menekan level pemain inti (starting eleven)," lanjutnya.
Van Gastel menampik anggapan bahwa pergantian Haljeta hanya didasarkan pada performanya di lapangan. Menurutnya, ada banyak faktor lain yang menjadi pertimbangan.
"Menurut pendapat saya, itu tidak selalu terjadi. Mudah saja bagi orang untuk bilang Anda harus mengganti Ze atau Haljeta, tapi bagi saya ini lebih dari sekadar pertandingan. Bagi saya, ini juga tentang energi saat latihan, komunikasi non-verbal," jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak akan mudah mengganti pemain jika tidak ada alasan yang kuat. "Jadi saya melihat lebih dari sekadar saat pertandingan saja. Jika saya tidak puas dengan hal itu, saya tidak akan mudah mengganti pemain."
Jean-Paul van Gastel menambahkan, "Tapi hari ini, saya rasa, saya tidak bilang Deri Corfe adalah salah satu pemain yang saya maksud tadi, tapi hari ini Deri, Sheva, dan Andi Irfan berkontribusi banyak untuk tim."
Mandul Sejak Oktober 2025
Spekulasi muncul terkait performa Haljeta yang kurang maksimal belakangan ini. Pemain berusia 28 tahun tersebut terakhir kali mencetak gol saat PSIM menang 2-1 atas Persik Kediri pada Oktober 2025.
Secara statistik, Haljeta telah mencetak empat gol dan lima assist musim ini. Ia juga telah bermain selama 2.046 menit, yang menunjukkan betapa pentingnya perannya dalam tim.
Meski sedang mengalami penurunan performa, Van Gastel tampaknya masih percaya pada kemampuan Haljeta. Pergantian ini bisa jadi merupakan sinyal awal rotasi di lini depan PSIM, sekaligus sebagai peringatan bagi semua pemain untuk terus meningkatkan performa mereka.