Nusrtdinov Zayan Fatih Raih Podium Ketiga di Kejuaraan Tashkent 2026

Atlet berkuda Indonesia Nusrtdinov Zayan Fatih meraih posisi ketiga dalam ajang AEF/Mantena Cup CSI1*-B di Uzbekistan pada 24 April 2026.

Atlet berkuda muda Indonesia, Nusrtdinov Zayan Fatih, berhasil menduduki podium ketiga dalam ajang internasional AEF/Mantena Cup CSI1*-B yang digelar di Universal Horses Stable, Tashkent, Uzbekistan, pada Jumat (24/04/2026). Prestasi ini diraih setelah ia bersaing ketat dengan 10 peserta dari sembilan negara Asia menggunakan sistem kuda pinjam atau borrow horse.

Dilansir dari Bola, atlet yang akrab disapa Dinov tersebut sukses mencatatkan hasil bersih atau clear round tanpa kesalahan dalam pertandingan tersebut. Dinov yang berpasangan dengan kuda Jangcy L membukukan catatan waktu 56,96 detik untuk mengamankan posisi tiga besar di kelas terbuka.

Peringkat pertama dan kedua masing-masing ditempati oleh wakil tuan rumah, Dilshod Shokirov dengan waktu 54,91 detik dan Anna Sigidina yang mencatatkan waktu 55,58 detik. Meski mayoritas pesaing merupakan atlet senior dari Timur Tengah, Dinov menjadi salah satu dari sedikit perwakilan junior bersama atlet dari Malaysia dan Mesir.

Keberhasilan ini dicapai di tengah keterbatasan waktu persiapan setelah Dinov baru tiba di Uzbekistan pada 22 April 2026, sehari sebelum pengundian kuda dilakukan. Proses adaptasi hanya berlangsung dalam satu sesi latihan efektif selama 30 menit dengan batas maksimal enam kali lompatan.

Dinov mengungkapkan bahwa bimbingan dari atlet elit Uzbekistan, Bekzod Kurbanov, menjadi faktor krusial dalam memahami karakter kuda pinjamannya dalam waktu singkat. Sebelumnya, ia harus melewati seleksi ketat di Patriot Equifest & Kartini Cup pada awal April untuk mendapatkan tiket mewakili Indonesia.

"Waktu persiapan memang sangat minim dan menjadi tantangan tersendiri saat proses adaptasi dengan kuda hasil drawing. Saya juga merasa sangat beruntung karena didampingi oleh pelatih berkuda asal Uzbekistan, Bekzod Kurbanov yang banyak membantu saya saat beradaptasi," ujar Nusrtdinov Zayan Fatih.

Pencapaian di Tashkent ini sekaligus memperkuat posisi Dinov sebagai talenta muda potensial Indonesia di kancah equestrian internasional. Ia menutup partisipasinya dengan menyampaikan apresiasi kepada PP PORDASI serta pihak-pihak terkait yang memfasilitasi keberangkatannya hingga kompetisi berakhir.

Recommended