Oxford United Terdegradasi ke League One Setelah Taklukkan Sheffield

Oxford United dipastikan terdegradasi ke kasta ketiga Liga Inggris meski menang 4-1 atas Sheffield Wednesday pada Sabtu (25/4/2026).

Klub sepak bola Oxford United dipastikan terdegradasi ke kasta ketiga kompetisi Inggris atau League One untuk musim 2026/2027 setelah menempati zona merah klasemen Divisi Championship pada Sabtu (25/4/2026). Kepastian ini didapat meski klub milik pengusaha Indonesia tersebut meraih kemenangan besar di laga pekan ke-45.

Bertanding di Kassam Stadium, The Yellow sukses menundukkan Sheffield Wednesday dengan skor telak 4-1. Namun, tambahan tiga poin tersebut tidak cukup bagi Ole Romeny dan kawan-kawan untuk keluar dari posisi tiga terbawah klasemen akhir guna mengamankan posisi di kasta kedua.

Dilansir dari Bola, tim yang diperkuat duo penggawa Timnas Indonesia, Ole Romeny dan Marselino Ferdinan, saat ini mengemas 47 poin. Koleksi angka tersebut tertinggal empat poin dari West Bromwich Albion yang berada di batas aman dengan sisa satu pertandingan tersisa.

Hasil laga pamungkas melawan Millwall mendatang dipastikan tidak akan mengubah status degradasi Oxford United. Perjalanan mereka di kasta kedua resmi berakhir setelah kesulitan bersaing sepanjang musim 2025/2026 yang dinilai tidak memuaskan oleh manajemen.

Jurnalis BBC Radio Oxford, Jerome Sale, menilai performa tim menurun drastis akibat kelelahan fisik dan mental. Oxford United dianggap sudah berjuang keras sejak pertama kali promosi pada musim 2024/2025 namun akhirnya kehabisan tenaga di fase krusial.

"Rasanya seperti mereka telah memainkan pertandingan-pertandingan penting selama berbulan-bulan. Mungkin bahkan sejak mereka tiba di Championship dua tahun lalu," kata Jerome Sale, Jurnalis BBC Radio Oxford.

Faktor lain yang disorot adalah kegagalan agenda pramusim di Indonesia pada Juli 2025 lalu. Partisipasi dalam ajang Piala Presiden 2025 menyebabkan striker andalan Ole Romeny mengalami cedera serius hingga harus naik meja operasi dan absen lama.

Masalah internal juga mewarnai perjalanan tim, termasuk pemecatan pelatih Gary Rowett pada paruh pertama musim. Penggantinya, Matt Bloomfield, yang ditunjuk pada Januari 2026 ternyata belum mampu mengangkat performa tim dari papan bawah klasemen.

Selain masalah teknis di lapangan, konsentrasi manajemen diduga terbelah dengan proyek pembangunan stadion baru. Musim depan, Oxford United akan bersaing di League One bersama tim-tim besar lain seperti Leicester City dan Wigan Athletic.

Recommended