Kepala Bengkel Astra Peugeot Cilandak, Roni Agung, menekankan pentingnya kesesuaian spesifikasi teknis saat pemilik kendaraan melakukan penggantian ban pada Senin (4/5/2026) guna menjamin aspek keselamatan dan kenyamanan tetap optimal.
Dilansir dari Medcom, penggantian ban tidak harus terpaku pada satu merek tertentu asalkan kriteria teknis yang ditetapkan pabrikan tetap terpenuhi secara akurat. Penekanan ini diberikan karena ban merupakan satu-satunya komponen kendaraan yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan.
"Ban merupakan satu-satunya komponen yang langsung bersentuhan dengan jalan. Oleh karena itu, khusus pemilik kendaraan Peugeot harus memastikan spesifikasi ban sesuai standar pabrikan agar kenyamanan dan keamanan tetap optimal," ujar Roni Agung, Kepala Bengkel Astra Peugeot Cilandak.
Terdapat enam poin krusial yang wajib diperhatikan, dimulai dari ukuran ban yang harus mencakup lebar, rasio tinggi, hingga diameter velg yang presisi. Ketidaksesuaian ukuran dapat memengaruhi konsumsi bahan bakar hingga tingkat akurasi pada speedometer kendaraan.
Faktor kedua adalah beban (load index) dan batas kecepatan (speed rating) yang sering diabaikan oleh pemilik mobil. Menggunakan ban dengan spesifikasi di bawah standar pabrikan sangat berisiko, terutama saat kendaraan dipacu dalam kecepatan tinggi di jalan tol atau membawa beban maksimal.
Selain itu, pemilihan karakter ban seperti tipe kenyamanan (comfort) atau performa tinggi harus disesuaikan dengan kebutuhan harian. Pola tapak atau tread pattern juga memegang peranan penting dalam mencegah risiko aquaplaning saat melintasi jalanan basah.
Pemilik kendaraan juga diingatkan untuk memeriksa tahun produksi melalui kode DOT pada dinding ban agar masa pakai tetap ideal. Roni menyarankan ban yang dipilih tidak lebih dari 2 hingga 3 tahun sejak masa produksi untuk performa maksimal.
Tahap akhir yang tidak boleh terlewatkan adalah proses balancing dan spooring setelah pemasangan ban baru. Langkah ini berfungsi untuk menyeimbangkan distribusi beban dan menyelaraskan posisi roda agar keausan ban terjadi secara merata.